Kemenangan Les Bleus untuk Anak Thailand


Penulis: (AFP/Sat/R-2) - 12 July 2018, 05:30 WIB
img
AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON

GELANDANG tim nasional Prancis Paul Pogba mempersembahkan kemenangan timnya atas Belgia di semifinal Piala Dunia 2018 khusus untuk 12 pesepak bola belia Thailand yang akhirnya selamat setelah terjebak di dalam gua selama berminggu-minggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok anak anggota tim sepak bola U-16 dan seorang pelatih mereka hilang saat mengunjungi gua di Tham Luang Nang Non di Thailand Utara sejak 23 Juni. Namun, mereka akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah sembilan hari pencarian.

Operasi penyelamatan tidak mudah dilakukan dan evakuasi baru dapat dilakukan pada Selasa (10/7) setelah 18 hari mereka terjebak. Anak-anak itu harus melewati jalur evakuasi yang sulit karena harus melewati celah-celah sempit gua dan melakukan penyelaman di air yang keruh. Tim penyelamatan pun melibatkan kelompok elite tentara Angkatan Laut Thailand dan bantuan dari negara-negara lain.

Bahkan saking beratnya medan, seorang tim penyelamat, Saman Kunan, yang merupakan mantan anggota unit pasukan elite Angkatan Laut Thailand, meninggal dunia. Kunan meninggal saat proses persiapan operasi penyelamatan pada pekan lalu.

"Kemenangan ini pergi untuk para pahlawan sesungguhnya hari ini. Kerja yang bagus untuk kalian, kalian sungguh kuat," kicau Pogba di akun media sosialnya.

Apresiasi juga dikirimkan Presiden FIFA Gianni Infantino yang berencana mengundang para korban tersebut untuk menyaksikan langsung final Piala Dunia di Moskow akhir pekan ini. Namun, FIFA menginformasikan lebih lanjut bahwa rencana tersebut akan batal terlaksana karena alasan kesehatan.

"Prioritas FIFA berdasarkan faktor kesehatan semua orang pada operasi ini dan kami akan mencari kesempatan lain untuk mengundang mereka pada agenda FIFA. Kami ingin berbagi momen dengan mereka dan merayakan kesuksesan tersebut," kata juru bicara FIFA.

FIFA pun turut menyampaikan dukacita kepada keluarga Kunan yang meninggal karena kehabisan oksigen dalam proses penyelamatan tersebut.

"Perasaan kami bersama dengan keluarganya," imbuh dia.

BERITA TERKAIT