Kawasan Ancol Rawan Aksi Pemalakan


Penulis: Akmal Fauzi - 11 July 2018, 18:12 WIB
img
ANTARA

AKSI pemalakan sedang gencar terjadi di depan Pintu Gerbang Utama Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Pelaku pemalakan itu meminta uang ke sopir taksi online yang sedang mencari penumpang.

Bahkan, pengunjung yang menggunakan jasa taksi online tak luput dari sasaran. Pemalak memberhentikan mobil di depan pintu gerbang utama Ancol.

Mereka meminta uang mulai dari Rp5 - 20 ribu. Bila tak di beri, pemalak mengancam akan melukai penumpang dan meleceti mobil sopir online.

“Dari pada saya luka, lebih baik saya kasih aja,” ucap Adi, 27, salah satu korban, Rabu(10/7).

Saat itu ia sedang menunggu taksi online yang dipesannya. Saat naik ke dalam mobil, ada dua orang mendekat dan meminta uang dengan nada memaksa.

"Saya kasih Rp20 ribu. Ini bukan pertama kali. Sebelumnya sopir taksi online yang saya tumpangi dipalak," ujarnya

Aksi pemalakan itu jelas meresahkan pengunjung. Padahal, dalam perayaan Asian Games 2018 nanti, ada dua venue cabang olahraga di kawasan Ancol, yakni Jetski dan Perahu Layar.

Kapolri Jendral Tito Karnavian menegaskan dalam perayaan Asian Games 2018 mendatang, Jakarta dan Palembang harus bebas dari aksi premanisme, termasuk pemalakan. Bahkan Tito tak segan akan mencopot Kapolres maupun Kapolsek yang tidak mampu mengatasi premanisme.

Manager Coorporate Communication PT Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, sudah mendengar tentang aksi pemalakan itu. Ia berjanji akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan kepolisian

“Kami telah berkoordinasi dengan Polsek Pademangan untuk melakukan penertiban,” ucap Rika yang mengaku akan mengintensifkan pengawasan.

Kapolsek Pademangan, Kompol Suhartatik, mengakui lemahnya pengawasan terhadap aksi pemalakan itu.

"Kita sedikit agak kendor terhadap kasus itu," kata Suhartatik

Aksi pemalakan di tempat itu juga sempat ramai di media sosial. Dalam video yang beredar korban merekam aksi pemalakan tersebut. Korban sempat menanyakan peruntukan uang yang diminta. Di video itu pelaku beralasan uang itu untuk makan.

Kapolsek enggan memastikan pelaku pemalakan dalam video bisa ditangkap. Namun, kegiatan patroli tetap dilakukan.

"Kalau kami prediksi berapa lama pelaku ditangkap kami engga bisa mengatakan berapa lama ya. Pokoknya setiap ada gelagat seperti itu kita langsung tindaklanjuti dan amankan pelaku," ujarnya.(OL-6)

BERITA TERKAIT