Atasi Masalah Kulit dengan Terapi Personal


Penulis:  Eni Kartinah - 04 July 2018, 09:10 WIB
img
Ist

MERAWAT kulit dan rambut merupakan proses yang tidak pernah selesai. Karena, beda tingkatan usia, beda pula problemnya. Di usia muda mungkin masalah yang timbul berupa jerawat dan kulit yang bagai kilang minyak. Seiring meningkatnya usia, timbulnya tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan flek mungkin menjadi fokus utama.

Selain itu, masalah kulit juga bisa berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya meski berusia sama. Faktor genetik, perbedaan jenis kulit, faktor lingkungan, dan gaya hidup, turut memengaruhi kondisi kulit seseorang. Di sini lah pentingnya terapi yang disesuaikan dengan kondisi setiap orang alias personalized therapy.

Terapi personal itu bisa didapatkan melalui kunjungan ke dokter atau klinik perawatan kulit. Salah satunya klinik spesialis kulit Erha Clinic.

"Sejak didirikan pada 1999, Erha telah mengedepankan konsep personalized program di mana pasien bisa berkonsultasi langsung dengan dermatolog untuk memahami secara mendalam mengenai jenis dan kondisi kulit yang sedang dialami. Dengan begitu, jenis terapi yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien," papar Head of Business Development Erha, dr Norita Sembada, di Jakarta, belum lama ini.

Ia menjelaskan, dalam personalized program itu, pihaknya sangat mengutamakan peningkatan pengetahuan pasien. Sebab, Erha berprinsip semua orang berhak memiliki kulit yang sehat dan pengetahuan yang tepat mengenai cara merawat kulit.

"Karena hanya dengan melakukan perawatan dan memiliki pengetahuan yang tepat, seseorang bisa mencapai kualitas kulit terbaiknya. Contohnya, menerapkan perawatan harian tidaklah cukup jika individu tersebut hanya rajin mencuci wajah tetapi membiarkan kulitnya terpapar sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya," jelas dr Norita.

Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya telah melayani pasien laki-laki dan perempuan, baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga kaum lanjut usia (lansia). Masalah yang ditangani pun beragam, mulai dari mengatasi jerawat dan bopeng bekas jerawat, tanda-tanda penuaan seperti flek, kerutan, juga kulit kasar, dan kering. Selain itu, masalah rambut juga tercakup. Seperti rambut rontok dan kebotakan.

Produk OTC
Meski terapi personal sangat disarankan, untuk problem kulit yang tergolong ringan ada pilihan lain. Terutama untuk orang-orang yang sangat sibuk hingga tak sempat ke dokter. Yakni penggunaan produk perawatan yang bisa diperoleh tanpa resep dokter (over the counter/OTC).

"Rangkaian produk OTC dari Erha hadir dalam konsep Erha Apothecary dan bisa ditemui di pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia. Setiap cabang Erha Apothecary juga menyediakan konsultasi dengan tenaga ahli dan dokter untuk melayani dan membantu konsumen mengindentifikasi permasalahan kulit dan rambut mereka," jelas Ferry Budiyanto, Group Brand Senior Manager Erha.

Pada rangkaian produk OTC, lanjutnya, Erha tetap menerapkan konsep personalized sehingga setiap produk secara spesifik menangani dan merawat kondisi kulit dan rambut tertentu. Misalnya pada produk untuk kulit kepala.

Dalam industri ritel, banyak dijumpai kategori sampo antiketombe. Nyatanya, ketombe bukanlah satu-satunya masalah yang dapat timbul pada kulit kepala. Salah satu masalah lain yang umum adalah dermatitis seboroik.

"Sebagai solusi, kami menghadirkan sebuah inovasi Scalp Care Shampoo yang diformulasikan secara khusus untuk membantu mengatasi gejala dermatitis seboroik pada kulit kepala," imbuh Ferry.

Ia menjelaskan, seluruh rangkaian produk OTC Erha diformulasikan oleh para dermatolog yang bekerja sama dengan para saintis, formulator, dan farmasis. Sebelum diluncurkan, Erha melakukan uji klinis yang dilakukan oleh badan riset terpercaya untuk memastikan keamanan dan efektivitas formula setiap produk.

Sebagai contoh, Erhair HairGrow Serum dan Erhair HairGrow Shampoo terbukti secara klinis efektif dalam mengatasi masalah kerontokan rambut.

"Walaupun demikian, produk OTC ini tidak dapat dianggap sebagai solusi untuk semua kerontokan rambut termasuk masalah rambut yang tergolong berat. Untuk kasus ini konsumen akan dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter guna mengetahui permasalahan yang dihadapi guna  mendapatkan terapi yang tepat," papar Ferry. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT