Enaknya Punya Asisten Robot


Penulis: Fathurrozak - 08 July 2018, 05:00 WIB
MI/Duta
MI/Duta

SOBAT Medi pasti tidak asing kan ya, dengan Transformer. Mobil yang bisa jadi robot itu. Nah, belum lama ini ada yang menarik nih, bukan mobil yang bisa berubah jadi mobil, melainkan ada robot yang bisa melayani Sobat Medi lo.

Ya, namanya Rosi, robot servis buatan PT Sari Teknologi yang bisa menjadi asisten kamu nih. Sewaktu Rosi berkunjung ke kantor Media Indonesia, Sabtu, (30/6), Sobat Medi melihat kebolehan Rosi. Dia bisa mengantarkan makanan dan bisa berbicara juga. Sudah pasti jalannya lancar banget.

Menurut pak Yohanes Kurnia, dari PT Sari Teknologi, Rosi merupakan generasi keempat robot buatan pak Yohanes bersama tim.

"Sudah membuat sejak 2015, awal itu robotnya kami namai Ropi, dia bentuknya gede, putih, kayak kotak ding dong. Kemudian terakhir ini, versi keempat dari Ropi, kita namai Rosi, dan menjadi penyempurnaan dari yang sebelumnya kita anggap sebagai prototipe," kata pak Yohanes kepada Sobat Medi.

Nah, Rosi ini merupakan robot jenis servis ya, Sobat Medi. Robot servis itu, robot yang dibuat dengan tujuan untuk membantu manusia, seperti menjadi asisten, membantu pekerjaan, atau menggantikan peran pekerjaan kita. Wah, keren ya!

Oh iya, Rosi sebagai generasi terbaru Ropi, punya kelebihan bisa dikendalikan dari jarak jauh lo, selama ada sambungan internet, Rosi juga dilengkapi dengan teknologi AI (artificial intelligence), atau kecerdasan buatan.

Sekolah robot

Sobat Medi tahu enggak, kalau ternyata PT Sari Teknologi ini awalnya dari sekolah lo. Mereka sudah hadir sejak 2006 dan ada sekolah dari TK sampai SMA. Semuanya tentu belajar tentang robotik ya.

"Setiap jenjang punya bobot yang sama, 'materinya' sama, drill-nya beda. TK, misal, lebih ke materi kertas, mekanika yang berbau pasang-pasangan. Kalau SD sudah merambah ke elektronika, jadi namanya mekanika elektronika. Di kelas 5-6 sudah kita ajarkan koding, atau membuat robot yang hands on. Nah, kalau SMA, sudah berbentuk nama, sudah jadi produk robot dengan aplikasinya, seperti service robot, atau underwater robot," cerita pak Yohanes.

Awalnya, dari sekolah ini hanya mengikuti perlombaan-perlombaan hingga di tingkat internasional. Namun, menurut pak Yohanes, harus ada yang perlu diubah, jadi, sewaktu pada 2012, mereka memutuskan untuk membuat robot yang bisa menjadi produk bisnis. Wah, keren kan?

Kalau Sobat Medi pernah bermain Robopark di salah satu mal, itu produk dari pak Yohanes dan tim lo. Sekarang, Rosi juga sudah mulai ada yang memesan nih Sobat Medi, antara lain, bandara dan ritel kopi. Rosi memang ditujukan untuk ditempatkan di tempat yang memerlukan interaksi manusia, seperti rumah sakit, mal, restoran, dan sekolah. (M-1)

Cari Tahu Yuk

Kamu tertarik untuk belajar robot? Nih, Sobat Medi kasih tipsnya yang dikutip dari pak Yohanes Kurnia.

1. Jangan cuma Anggap Mainan

Saat mempelajari robot, jangan berpikir robot itu untuk mainan saja ya, Sobat Medi.

2. Jadi Tantangan

Belajar robot itu, memang sulit. Makanya, Sobat Medi yang memang niat belajar, jangan mudah menyerah. Kalau ada yang bilang belajar robot itu mudah, menurut pak Yohanes itu bohong karena memang susah. Namun, kesulitan itu harus dijadikan tantangan dong, Sobat Medi. (*/M-1)

BERITA TERKAIT