Perempuan Dianjurkan Rutin Vaksinasi HPV


Penulis: Gana Buana - 07 July 2018, 14:55 WIB
img
Grafis: Seno

PELAKSANA tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati meminta agar masyarakat melakukan vaksinasi human papillomavirus atau HPV rutin guna menekan potensi terinveksi kanker serviks. Saat ini, pemerintah belum menggalakkan imunisasi HPV secara gratis, karena belum mendapat instruksi dari Kementerian Kesehatan.

“Memang vaksinasi HPV belum disediakan gratis dari pemerintah, namun kaum perempuan harus mulai sadar akan bahaya penyakit ini,” kata Tanti, Sabtu (7/7).

Tanti menjelaskan, untuk perempuan yang sudah mengidap penyakit ini pada tingkat awal, sebaiknya mengobati penyakit tersebut ke rumah sakit. Bagi warga yang memiliki Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) berupa Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS NIK) tak perlu khawatir soal biaya. Sebab, kata dia, pemerintah sudah menyiapkan biayanya.

Ia menyebutkan, alokasi anggaran penggunaan KS NIk pada tahun 2018 adalah sebesar Rp150 miliar. Rinciannya, Rp50 miliar digunakan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi dan sisanya disiapkan untuk seluruh rumah sakit swasta di Kota Bekasi.

“Saat ini baru ada 56 fasilitas kesehatan yang menjadi rekanan KS NIK,” tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, puluhan perempuan di Kota Bekasi terindikasi mengidap kanker serviks atau penyakit di bagian mulut rahim. Ancaman penyakit itu didomonasi oleh perempuan yang aktif secara seksual.

Jumlah itu terlihat usai Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan pemeriksaan kanker serviks terhadap 4.163 perempuan. Dari situ tercatat ada 21 perempuan yang terindikasi terkena kanker serviks. (OL-7)

BERITA TERKAIT