Nyaman ke Lembang Bersama Cross CVT


Penulis:  (Was/S-1) - 05 July 2018, 06:00 WIB
img
MI/WISNU AS

"WAH, dalamnya bagus sekali," seru anak pertama saya yang berumur 8 tahun saat melongok Datsun Cross yang baru masuk garasi. Mobil berwarna cokelat metalik itu memang punya keunggulan di bagian interior.

Maklum, desain interior Cross memberikan kombinasi nuansa sporty dan keheningan yang mewah. Energi dan jiwa sporty ditandai tekanan warna silver yang harmoni dengan dominan warna hitam sebagai dasar. Paduan warna itu terutama tampak pada tampilan dinamis panel instrumen yang minimalis tetapi canggih. Hal tersebut saja sudah langsung menarik bagi mata yang memandangnya.

Media Indonesia berkesempatan menjajal kenyamanan dan ketangguhan mobil keluaran April lalu itu di musim libur Lebaran lalu. Saya dan keluarga yang terdiri dari tiga orang dewasa, dua anak-anak, dan dua bayi berangkat menuju Lembang, Bandung, pada Senin (18/6) pagi.

Cross memiliki ruang luas untuk lima orang dewasa dan tas bawaan. Jadi, cukup nyaman bagi kami untuk duduk manis di mobil yang baru diperkenalkan ke publik pada awal 2018 tersebut.

Mobil ini bahkan memiliki ruang ekstra bila dibutuhkan pada baris ketiga. Kemudahan akses diberikan dengan melipat sandaran bangku tengah dan merebahkannya ke depan. Ketika tidak dibutuhkan, bangku baris paling belakang dapat dilipat ke bawah boot floor sehingga memberikan ruang yang luas untuk barang.

Perlu dicatat, bangku baris ketiga dapat digunakan hanya untuk anak-anak dalam perjalanan pendek yang tidak memerlukan membawa banyak barang. Namun, untuk kondisi kami, bangku tersebut direbahkan agar sejumlah bekal makanan dan minuman dapat mengisi ruang tersebut.

Perjalanan kami mulai dari daerah Joglo langsung masuk tol dalam kota, Cikampek, dan Cipularang. Karena habis Lebaran, tidak ada kemacetan berarti di sepanjang tol tersebut. Saya memacu mobil yang memiliki mesin bensin berkapasitas 1,2 liter, 68/78 hp dengan torsi 104 Nm tersebut dengan kecepatan 80-110 km/jam. Manuver mobil tipe Cross paling tinggi itu dapat dibilang responsif dalam melakukan penyalipan sejumlah kendaraan secara zig-zag.

Ketika masuk Jalan DR Setiabudi, Lembang, Bandung, lalu lintas mulai macet. Maklum, jalan tersebut menuju berbagai tempat wisata yang ditawarkan daerah itu. Selain macet, tantangan yang dihadapi juga, yaitu jalan yang terus menanjak hingga tujuan kami di Farm House Susu.

Meskipun jalan macet dan menanjak, Cross mampu menjalaninya dengan sangat baik. Ini tak lepas dari teknologi X-Tronic CVT (continuously variable transmission) yang diperkenalkan pertama kali di deretan produk Datsun. Teknologi CVT generasi terkini tersebut semakin meningkatkan kemampuan dan kenyamanan sehingga halus dan mudah dikendarai.

Selain itu, sistem transmisi ini juga hemat bahan bakar, memberikan kinerja yang lebih baik, lebih awet, ringan, dan ringkas jika dibandingkan dengan transmisi otomatis konvensional.

Hasilnya, saya sebagai pengemudi tidak terlalu capai dalam menyetir mobil seharga Rp173.990.000 itu selama perjalanan dari pergi hingga pulang. Tak mengherankan, seorang sahabat dan ketua RT di lingkungan rumah mengaku naksir dengan Cross CVT. Sahabat saya bilang, "Kemarin gue cari Datsun yang matik tapi belum ada, ternyata baru keluar ya tahun ini."

BERITA TERKAIT