Meninggal dan Sakit, 10 Calon Jamaah Haji Sidoarjo Gagal Berangkat ke Tanah Suci


Penulis: Heri Susetyo - 04 July 2018, 17:05 WIB
 FOTO ANTARA/Muhammad Iqbal
FOTO ANTARA/Muhammad Iqbal

 

SEBANYAK 2.600 calon jamaah haji yang terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, sepuluh di antaranya gagal berangkat ke tanah suci.

Lima CJH gagal berangkat karena meninggal dunia. Sementara lima orang lagi mengundurkan diri karena menderita sakit.

Sebanyak 2.600 CJH yang sudah terdaftar tersebut terbagi dalam beberapa kloter. Kloter 16 sebanyak 98 orang akan diberangkatkan dari pendopo Kabupaten Sidoarjo tanggal 21 Juli 2018 mendatang. Kloter 37 sebanyak 70 orang diberangkatkan pada 28 Juli 2018. Kedua kloter ini digabung dengan CJH dari daerah lain.

Sementara pada gelombang dua akhir yaitu kloter 70 diberangkatkan pada tanggal 9 Agustus 2018, kemudian kloter 71, 72, 73 dan 74 diberangkatkan pada 11 Agustus 2018. Kloter 70 hingga 74 semuanya adalah warga Sidoarjo dengan jumlah CJH dalam satu kloter masing-masing 450 orang dan akan diberangkatkan dari pendopo kabupaten. 

Selain itu masih ada kloter 66 terdiri dari 40 orang akan diberangkatkan dari Kantor Kementerian Agama  Kabupaten Sidoarjo.

Pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo sendiri sudah mulai menyelenggarakan bimbingan manasik haji massal sejak Senin lalu di Sun Hotel. Manasik haji angkatan pertama dilakukan 2-3 Juli 2018, dan angkatan kedua pada tanggal 4-5 Juli 2018.

"Dari 2.600 calon jamaah haji ini ada 5 orang gagal berangkat karena meninggal dan lima orang mengundurkan diri karena sakit," kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Achmad Rofi'i, Rabu (4/7). (OL-3)

BERITA TERKAIT