Parpol di Tapanuli Utara Desak Penuntasan Perusakan Kotak Suara


Penulis: Januari Hutabarat - 01 July 2018, 20:41 WIB
MI/Januari Hutabarat
MI/Januari Hutabarat

PARPOL pengusung pasangan Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat dalam pemilihan bupati Tapanuli Utara, Sumatra Utara, mendesak pengusutan aksi perusakan kotak suara oleh massa.

Perusakan itu terjadi pada Kamis (27/6) sekitar pukul 20.00 WIB di Kantor Kecamatan Siborong-borong. Berdasarkan video yang beredar, massa yang sebagian membawa senjata tajam merusak kotak suara serta mengeluarkan satu amplop berisi surat suara hasil pemungutan suara pada pagi harinya.

Ketua DPD Partai NasDem Tapanuli Utara Fatimah Hutabarat, Minggu (1/7), mengecam perbuatan keji itu. Menurut dia, pelaku perusakan itu harus ditindak keras sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dia berharap masyarakat tidak terpancing dengan upaya tipu-tipu lewat media sosial. "NasDem bertanggung jawab atas kemenangan pasangan Nikson Nababan dan Sarlandy Hutabarat," ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, pemungutan suara berlangsung dengan baik dan semua berita acara penghitungan di tempat pemungutan suara (TPS) telah berlangsung yang antara lain dihadiri saksi para pasangan calon.

"Jika ada pasangan calon merasa dirugikan, silakan tempuh jalur hukum. Jangan ajak masyarakat bertindak brutal," ujar Fatimah.

Ketua DPD Partai Golkar Tapanuli Utara FL Pernando Simanjutak menilai, ada upaya pengalihan fakta hasil pilkada. Dia juga meminta aparat keamanan bertindak tegas terhadap perusak aset negara itu.

Dalam pilkada 2018, Nikson-Sarlandy diusung oleh Partai NasDem, PDIP, Golkar, PKB, dan PAN. (A-1)
 

BERITA TERKAIT