Sepeda Motor tidak Terimbas Ganjil-Genap


Penulis: Gana Buana - 01 July 2018, 17:04 WIB
img
MI/RAMDANI

SEPEDA motor merupakan salah satu kendaraan yang tidak termasuk dalam kebijakan pembatasan lalu lintas ganjil-genap dalam perhelatan Asian Games Agustus mendatang. Uji coba ganjil-genap tersebut akan dimulai pada Senin (2/7) hingga Selasa (31/7).

“Ada 10 jenis kendaraan yang tidak termasuk dalam kebijakan ini, salah satunya adalah sepeda motor,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta, Andri Yansyah, Minggu (1/7).

Andri Yansyah menjelaskan, uji coba tersebut akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan arteri DKI Jakarta mulai Senin (2/7) pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Selama satu bulan uji coba, pelanggar di kawasan ganjil-genap hanya diminta keluar jalur.

“Sanksi akan diterapkan pada saat implementasi 1 Agustus mendatang. Evaluasi akan dilakukan selama uji coba ini, hasilnya akan menentukan saat mulai penerapan kebijakan ini,” kata dia.

Persiapan uji coba ini, kata dia, sudah dilakukan 100%. Pihaknya sudah menyiapkan mulai dari rambu, petugas hingga spanduk sosialisasi dan jalur alternatif yang bisa dilalui.

Sebanyak 1.339 perugas tim pengawalan, floating, derek, dan penindakan serta 1.600 personil kepolisian yang akan mengawal uji coba kebijakan ini.

“Kami imbau kepada masyarakat agar dapat mencermati jalan-jalan mana saja yang termasuk perluasan ganjil-genap, menaati rambu dan arahan petugas di lapangan,” ujarnya.

Tujuan perluasan ganjil-genap ini adalah sebagai lintasan para atlet dari Wisma Atlet Kemayoran hingga venue pertandingan. Agar, nantinya jarak tempuh atlet tidak terhambat oleh volume kendaraan yang melintas di jalan arteri ibu kota.

“Untuk mempermudah warga kami sudah siapkan layanan angkutan umum penunjang kebijakan ganjil-genap yaitu Bus Trans-Jakarta dan Feeder Bus Trans-Jakarta,” tandas dia. (OL-2)

BERITA TERKAIT