Kenali 8 Makanan Pencetus Alergi


Penulis: Micom - 24 June 2018, 08:10 WIB
Ist
Ist

SALAH satu merek unggulan dari PT Kalbe Nutritionals, yakni Morinaga, secara berkesinambungan mendukung program tahunan World Allergy Week dengan rutin melalui berbagai program edukasi.

"Tahun ini, Morinaga kembali mengadakan program parenting seminar skala nasional untuk meningkatkan pemahaman bunda atas alergi serta penyakit lainnya dalam rangka World Allergy Week 2018 serta menggagas pelatihan dan sumber daya untuk diagnosa dan tindakan pencegahan," ungkap Senior Brand Manager Kalbe Nutritionals, Dewi Angraeni, di Jakarta, Sabtu (23/6).

World Allergy Week merupakan program tahunan inisiasi dari World Allergy Organization (WAO) dengan fokus topik dunia tahun ini yakni Dermatitis Atopik atau Eksim. Dermatitis Atopik merupakan penyakit radang kulit yang tidak menular dan bisa kambuh berkala, tetapi juga bisa mencapai titik kronis.

Guru Besar Bagian Anak Alergi dan Immunologi dari RSCM/FKUI, Prof Dr dr Zakiudin Munasir SpA(K), mengatakan, dermatitis atopik atau eksim
terjadi umumnya di episode pertama yakni sebelum anak berusia 1 tahun. Selanjutnya bisa hilang dan timbul kembali.

"Prevalensi jenis kulit dermatitis atopik pada anak diperkirakan mencapai 10%-20%, sementara pada orang dewasa sekitar 1%-3%," kata Zakiudin.

Ia menjelaskan, ada 8 makanan utama yang dianggap bisa mencetus alergi atau yang umumnya dikenal sebagai The Big 8, yaitu, susu, telur, ikan, makanan laut tertentu seperti udang, kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang pohon seperti, walnut, almond, serta terakhir gandum.

"Susu atau alergen protein susu sapi jadi salah satu pencetus paling umum di dunia dengan angka kejadian yang mencapai 2-7,5% dengan 0.5% terjadi pada bayi yang masih mendapatkan ASI eksklusif," tuturnya.

Menurut dia, salah satu pencegahan alergi atas makanan bisa dilakukan dengan memperkenalkan berbagai jenis makanan sedini mungkin, memberi ASI secara eksklusif, atau jika bunda tidak dapat memberikan ASI, anak dapat diberi susu yang telah diformulasikan secara khusus seperti susu dengan protein terhidrolisat parsial.

Terkait itu, PT Kalbe Nutritionals bersama Morinaga Research Centre Jepang memiliki program tetap yaitu Morinaga Allergy Solution sebagai solusi alergi untuk anak. Dari program itu, PT Kalbe Nutritionals juga melakukan survey terhadap ibu-ibu di Indonesia dengan anak usia 1-3 tahun yang alergi atas susu sapi.

"Dari survei itu, 9 dari 10 ibu merasa puas dan merekomendasikan Chil Kid Soya sebagai solusi terbaik alergi," tutup Dewi Angraeni. (RO/OL-1)

BERITA TERKAIT