Ganggu Lalu Lintas Penerbangan, Pelepasan Balon Udara Sembarangan Dilarang


Penulis: Tessa Oktiana Surbakti - 16 June 2018, 19:39 WIB

KEMENTERIAN Perhubungan kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan melepas balon udara. Pasalnya, balon udara yang terbang bebas berpotensi mengganggu lalu lintas penerbangan.

"Masyakat kita ingatkan agar tidak lupa bawah sesuai aturan itu dilarang karena berisiko. Ada sanksi denda kurungan selama 2 tahun. Saya pikir ini sangat serius," tutur Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai bersilaturahmi dengan Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sabtu (16/6).

Urgensi pelarangan balon udara, lanjut Budi, tidak lepas dari banyaknya laporan keluhan pilot sejumlah maskapai penerbangan. Pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ketentuan penggunaan balon udara.

"Laporan dari pilot ini sudah cukup banyak. Dan kami intensif kumpulkan data yang lengkap. Besok saya akan press conference di Kementerian Perhubungan jam 3 sore. Akan dijelaskan fakta dan landasannya supaya masyarakat tahu," terang Budi.

Regulasi khusus terkait balon udara tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2009 tentang Civil Aviation Safety Regulations (CASR) atau Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) Part 101 subpart B dan D. 

"Mungkin mereka hobi (menerbangkan balon udara). Ada yang besar dan kecil balon udaranya. Bukan yang ditumpangi manusia tapi yang lampion besar. Ini ironis bagi kita karena baru saja dihargai Uni Eropa," pungkasnya. (OL-5)

BERITA TERKAIT