Pindah ke Partai Berkarya, Titiek Soeharto: Ini Pekerjaan Berat


Penulis: Ardi Teristi Hardi - 14 June 2018, 19:30 WIB
img
ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

SITI Hediati Soeharto menegaskan tugasnya tidak mudah untuk membawa Partai Berkarya lolos dari ambang batas parlemen (parliamentary treshold). Hal itu dikatakan putri Presiden Soeharto yang akrab disapa Titiek itu setelah meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan partai besutan adiknya itu, Tommy Soeharto.

"Ini pekerjaan berat. Tidak mudah bagi saya," kata Titiek usai meyerahkan bantuan sembako kepada Pasukan Oranye, Petugas Kebersihan Kota Yogyakarta, di Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Kamis (14/6).

Pasalnya, mesti dirinya bisa lolos di DIY, tetapi apabila Partai Berkarya tidak lolos dari ambang batas Parlemen atau kurang dari 4 persen, suara yang didapat akan percuma.

Khusus di DIY, Titiek yakin tetap memperoleh suara yang cukup untuk mengantarkannya ke Senayan. "Kalau di DIY sendiri, Insya Allah karena kami sering turun, saya rasa partainya (saya) apa saja, saya yakin yang mengapresiasi kerja saya sebagai wakil masyarkat DIY di DPR RI," kata dia.

Titiek kembali menegaskan, dirinya sudah pindah dari Golkar, sudah melepaskan jabatan dan keanggotaannya di DPR. Ia sekarang fokus agar Partai Berkarya dapat lolos dari ambang batas parlemen dan Partai Berkarya bisa menjadi partai yang besar.

"Kami (Partai Berkarya) sangat peduli agar rakyat ini bisa merasakan lagi yang mereka inginkan. Kata rakyat, penak jaman Pak Harto," pungkas dia. (AT)

BERITA TERKAIT