Ratusan Mahasiswa Indonesia Terima Zakat di Mesir


Penulis: Irene Harty - 14 June 2018, 16:55 WIB
img
ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

KBRI Kairo kembali mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak, sadaqah, dan fidyah secara kolektif dari warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Mesir, seperti tahun sebelumnya.

Tercatat pada 2018 ini, jumlah mustahiq atau penerima zakat mencapai 885 orang yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir.

Duta Besar Indonesia untuk Kairo, Helmy Fauzy dalam siaran pers yang diterima Mediaindonesia.com pada Kamis (14/6), menjelaskan jumlah penerima zakat mengalami kenaikan signifikan ketimbang tahun sebelumnya.

Jumlah mustahiq naik 35,5% dari 2017 yang berjumlah 653 orang.

Sementara itu, dana zakat yang terkumpul mencapai EGP124.988 (hampir setara dengan Rp97.745.000).

"Dana ini dikumpulkan dari 1.875 muzakki (pemberi zakat). Bila dibandingkan dengan 2017, nominal zakat yang dikumpulkan ini turun 13,5% atau dari EGP143.759," tuturnya dalam acara penyerahan zakat di Kantor Konsuler KBRI Kairo, Nasr City, Mesir, Rabu (13/6) sore waktu setempat.

Helmy mengakui adanya perpindahan sejumlah staf KBRI Kairo ke negara lain ikut berkontribusi dalam penurunan zakat yang terkumpul serta sejumlah keluarga WNI menyalurkan zakat ke tanah air.

"Tetapi ini semua tidak mengurangi esensi dari zakat. Dengan memberi zakat artinya kita ikut membudayakan semangat gotong royong dan berbagi, antara pembayar dan para penerima zakat," ujar Helmy.

Lebih lanjut, dirinya mengakui banyak mahasiswa RI di Mesir tidak mendapatkan bantuan dana pendidikan dari Indonesia.

Oleh sebab itu, pihaknya melakukan terobosan dengan penyediaan program beasiswa untuk mahasiswa Indonesia.

"Tentu saja perhatian lebih dari penyedia beasiswa di tanah air sangat diperlukan untuk membantu meringankan problem mahasiswa kita di sini," lanjut Helmy.

Helmy berharap semangat berbagi antar sesama ini dapat terus dipertahankan, tidak hanya di bulan Ramadan.

"Tentunya, semoga zakat yang telah dikeluarkan dapat menyempurnakan ibadah puasa dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dan kepada para mustahiq, semoga zakat yang diterima ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya. (X-10)

BERITA TERKAIT