Piala Dunia 2026 Dihelat di Tiga Negara Amerika Utara


Penulis:  (AFP/Eurosport/X-8) - 14 June 2018, 09:35 WIB
img
AFP PHOTO / Mladen ANTONOV

TEKA-TEKI tentang negara mana yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 terjawab sudah. Dalam Kongres FIFA yang digelar di Moskow, Rusia, Rabu (13/6), diputuskan bahwa Piala Dunia delapan tahun mendatang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Lewat pemungutan suara, untuk pertama kalinya Piala Dunia bakal diselenggarakan di tiga negara. Sebelumnya, pada 2002, Piala Dunia dihelat di Korsel dan Jepang.

AS, Kanada, dan Meksiko memenangi voting dengan meraup 134 suara anggota FIFA, mengalahkan Maroko yang meraih 65 suara. Satu anggota FIFA absen. Di antara tiga negara Amerika Utara itu, hanya Kanada yang belum pernah jadi tuan rumah. Meksiko sudah dua kali jadi penyelenggara, yakni pada 1970 dan 1986, sementara AS menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994.

“Keputusan ini sangat emosional. Terima kasih untuk kehormatan yang luar biasa ini. Terima kasih karena memercayai kami untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2026,” kata Presiden Federasi Sepak Bola AS Carlos Codeiro seusai pengumuman hasil voting.

Proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2026 sudah dimulai sejak 2017. Namun, sesuai dengan aturan, pencalonan tertutup untuk anggota FIFA dari Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan Asia (AFC). Kesempatan hanya milik negara-negara Afrika (CAF), Amerika Utara (CONCACAF), Ame­rika Selatan (Conmebol), dan Oceania (OFC).

Presiden AS Donald Trump melalui akun Twitter-nya mengucapkan selamat atas keberhasilan tersebut. Trump gigih berupaya mengegolkan upaya negaranya, Kanada, dan Meksiko menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. Ia sampai-sampai mengintimidasi negara lain untuk menuruti kemauannya. “AS bersama Meksiko dan Kanada baru saja terpilih. Selamat, perlu banyak kerja keras,” ujar Trump.

Terpilihnya Kanada, Meksiko, dan AS sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 memupus harapan Maroko untuk menjadi negara Afrika kedua sebagai tuan rumah Piala Dunia setelah Afrika Selatan pada 2010. Maroko sudah lima kali mencalonkan diri dan selalu gagal.

“Dalam Kongres ke-68 FIFA, para anggota memilih Amerika Utara. #Maroco2026 mengucapkan selamat untuk United2026 atas kemenangan mereka,” ungkap delegasi Maroko. (AFP/Eurosport/X-8)

BERITA TERKAIT