Toyota Investasikan Rp13,8 Triliun di Grab


Penulis: AFP/E-2 - 14 June 2018, 02:00 WIB
img
Ist

PERUSAHAAN layanan penyedia jasa transportasi on-demand terbesar di Asia Tenggara, Grab Holdings Inc (Grab), kemarin mengumumkan baru saja kembali mencapai kesepakatan kerja sama dengan Toyota. 

Perusahaan otomotif raksasa Jepang tersebut setuju menanamkan investasi mereka ke Grab sebesar Rp13,8 triliun. Dengan demikian, Toyota menjadi investor keuangan terbesar bagi Grab, yang belum lama mengakuisisi pesaing mereka, Uber, untuk kawasan Asia.

Sebelumnya pada 30 Agustus 2017, Grab mendapatkan pendanaan dari Toyota Tsusho, anak perusahaan raksasa otomotif Jepang tersebut. Tak hanya meng­alirkan dana segar, kesepakatan tersebut juga meliputi program kemitraan bersama anak perusahaan Toyota lainnya, seperti Toyota Financial Services Corporation, Toyota Motor, dan Aioi Nissay Dowa Insurance.

Dengan kerja sama terbaru kali ini, Grab dan Toyota akan semakin memperkuat kolaborasi mereka, terutama dalam penyediaan kendaraan (mobil) terhubung. Seperti dikutip dari situs resmi Grab Singapura, Ming Maa, Presiden Grab, mengatakan sebagai pemimpin global dalam industri otomotif, investasi Toyota di Grab didasarkan pada keyakinan mereka dalam kepemim­pinan perusahaan rintisan itu dalam mendorong adopsi solusi mobilitas baru dan memperluas layanan seluler lain, seperti Grab Food dan Grab Pay di wilayah tersebut.

Grab ialah perusahaan rintisan (start-up) teknologi Asia Tenggara pertama yang telah mencapai pendapatan lebih dari US$1 miliar di seluruh basis mobile yang telah terinstal oleh lebih dari 100 juta pengguna. “Pertumbuhan pengguna dan pendapatan kami yang cepat merupakan bukti kemampuan kami untuk tumbuh hiperaktif, melaksanakan dan menyediakan platform efisiensi tertinggi di wilayah yang beragam seperti Asia Tenggara. Kami merasa terhormat untuk didukung para pemimpin industri termasuk Toyota, Uber, Didi, dan Softbank,” ujar Ma lagi.

Shigeki Tomoyama, Wakil Presiden Eksekutif Toyota, mengaku senang dapat memperkuat kolaborasi dengan Grab dengan memanfaatkan teknologi saling terhubung. “Ke depan, bersama dengan Grab, kami akan mengembangkan layanan yang lebih menarik, aman, dan nyaman bagi pelanggan kami di Asia Tenggara.”

Grab akan bekerja sama dengan Toyota mewujudkan layanan mobil yang terhubung di Toyota Mobility Service Platform (MSPF), seperti asuransi berbasis telematika, yang dapat mengurangi biaya premi agar pengemudi Grab lebih aman.

BERITA TERKAIT