Pencarian Ramadan Meningkat


Penulis: Rizky Noor Alam - 02 June 2018, 10:30 WIB
img

SAAT Ramadan banyak hal yang dicari masyarakat. Pencarian yang dilakukan pun beragam dan menarik perhatian untuk diteliti.

Tidak terkecuali tahun ini. Google dan Asian Consumer Intelligence kembali mengeluarkan tren perilaku digital masyarakat pada 2017. Penelitian ini dilakukan pada Maret 2018 dengan melibatkan 500 responden dan mewawancarai 20 narasumber lainnya yang tersebar di Indonesia dan Malaysia. Ternyata pencarian terkait Ramadan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan 2016.

"Sembilan dari 10 orang di Indonesia adalah muslim sehingga berdasarkan data internal Google terjadi kenaikan pencarian mengenai Ramadan sebesar 33% di 2017 dibandingkan 2016," ungkap Industry Analyst Google Indonesia, Ariani Dwijayanti dalam paparan di Kantor Google Indonesia, Kamis (3/5).

Kenaikan tren itu terjadi dua minggu sebelum Ramadan hingga dua minggu setelah bulan suci. Puncaknya terjadi pada dua periode, minggu pertama dan terakhir Ramadan. Pertumbuhan pencarian yang berhubungan dengan aktivitas religi di Google naik 34% yoy (year on year) pada 2017.

Peningkatan pencarian aktivitas religi seperti zakat, sebesar 60% masyarakat mencari informasi lembaga penyaluran zakat, 15% mencari informasi bagaimana menunaikan zakat secara daring, dan 25% mencari informasi mengenai pemaknaan zakat itu sendiri.

"Tren lainnya adalah pencarian konten religi dan musik selalu naik di bulan Ramadan, naik 50% dibandingkan bulan-bulan biasa," imbuh Ariani.

Bukan hanya itu, pencarian video tentang Ramadan di Youtube meningkat 50%. Video yang dicari pun seputar konten lagu rohani, ceramah, tutorial hijab serta make up untuk berbuka puasa, semuanya naik 1,5 kali lipat dari biasanya.

"Video-video makanan juga banyak ditonton pada siang hari, meski masyarakat tengah berpuasa. Bisa jadi hal tersebut menunjukkan kerinduan masyarakat terhadap makanan atau mencari ide untuk berbuka puasa," imbuh Industry Analyst Google, Yudistira Adi Nugroho, dalam kesempatan yang sama.

Waktu prime time pengakses Youtube pun berubah. Bila biasanya netizen membuka situs video itu pukul 7 pagi, kini menjadi pukul 3-4 pagi. Peningkatan pun terjadi pada siang hari dan saat ngabuburit.

Belanja

Bagi pecinta belanja daring, sudah terjadi peningkatan pada seminggu sebelum Ramadan. Puncaknya pada minggu pertama dan ketiga Ramadan. Kenaikan pencarian soal berbelanja biasanya seputar promosi yang naik hingga 4 kali lipat dari biasanya.

"Lima jenis produk yang paling banyak dicari selama bulan Ramadan adalah retail and groceries, travel, gadget and telecom, e-commerce, dan kartu kredit," imbuh Yudistira.

Industry Analyst Google Indonesia, Astri Suhaimi, juga mengatakan pencarian mengenai makanan siap saji, restoran, dan bakery juga terjadi peningkatan sebesar 20% jika dibandingkan dengan bulan-bulan biasa. Peningkatan itu karena kebiasaan berkumpul masyarakat Indonesia saat bulan suci, baik itu sahur atau berbuka.

Selain belanja makanan, pencarian pembelanjaan juga terkait tiket. Peningkatan pencarian tiket perjalanan untuk mudik meningkat cukup signifikan.

"Pencarian kereta api untuk mudik melonjak 37% (yoy) di 2017 yaitu dimulai saat pertama kali diumumkan (penjualan tiket oleh PT KAI) atau 90 hari sebelum lebaran, sedangkan pada pengumuman penambahan tiket kereta api naik 1,4 kali," papar Astri.

Namun, pencarian tiket pesawat untuk balik ke Jakarta meningkat paling besar. Pertumbuhan pencarian tiket pesawat mencapai 30% (yoy) pada 2017, sedangkan pencarian mengenai hotel dan penginapan mengalami puncaknya pada saat lebaran. Peningkatan pencarian hotel dan penginapan di 2017 naik 26% (yoy). (M-3)

BERITA TERKAIT