Eksfoliasi Memperlancar Regenerasi Kulit


Penulis: (Nik/H-1) - 30 May 2018, 03:00 WIB
img
thinkstock

KULIT manusia memiliki proses regenerasi secara natural. Setiap 28 hari sekali, sel-sel kulit yang rusak dan mati digantikan oleh sel-sel kulit yang baru. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, proses regenerasi akan menjadi lebih lambat dan tidak lancar.
Akibatnya, sel-sel kulit mati akan menumpuk di permukaan, hingga timbul gejala mengganggu seperti kulit terlihat kusam dan berjerawat.

"Bisa juga menyebabkan kulit kering. Jadi, terkadang kulit wajah yang kering bukan karena kondisi kulit yang benar-benar kering , melainkan karena sel kulit mati yang menumpuk dan tidak kunjung lepas," ujar Dokter Spesialis Kulit Dan Kelamin, Melyawati Hermawan, pada peluncuran produk eksfoliator Maxi-Peel Micro-Exfoliant Fluid di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melyawati menjelaskan, perawatan khusus diperlukan untuk membuat proses regenerasi kulit berjalan dengan baik. Salah satunya ialah perawatan eksfoliasi atau biasa disebut peeling. "Eksfoliasi ialah sebuah perawatan yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit terlihat lebih cerah."

Eksfoliasi dilakukan dengan pengaplikasian zat eksfoliator. Perawatan itu bisa dilakukan di klinik atau di rumah. "Untuk produk eksfoliator yang bisa digunakan di rumah, dengan total kandungan asam tidak lebih dari 10% sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), aman digunakan dua hingga tiga kali seminggu."

Ia juga menambahkan, eksfoliasi dilakukan sesuai kebutuhan. Bisa saja, sejak remaja jika memang kulitnya bermasalah. "Selain rutin melakukan perawatan eksfoliasi, kita juga harus menghindari hal-hal yang semakin memperlambat regenerasi kulit. Seperti polusi, asap rokok, stres, dan makanan tidak sehat." (Nik/H-1)

 

BERITA TERKAIT