Ledakan Pabrik Tahu Rumahan di Batu Tewaskan 1 Orang


Penulis: Bagus Suryo - 18 May 2018, 22:00 WIB
img
MI/Bagus Suryo

LEDAKAN di industri rumahan pembuat tahu menghancurkan tiga bangunan rumah di Jalan Wukir RT 01 RW 05, Dusun Putuk, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Jawa Timur, Jumat (18/5). Kejadian itu menewaskan satu orang dan melukai empat orang lainnya.

"Sumber ledakan dari ketel uap," tegas Kapolres Batu AKB Budi Hermanto kepada wartawan di tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (18/5).

Budi menjelaskan sudah melihat di lokasi, melakukan identifikasi, dan olah TKP awal. Penyebab awal ledakan dari ketel uap berbahan drum tidak sesuai spesifikasi.

Budi menambahkan, tong besi tempat air dipanaskan sebelum disalurkan ke radiator itu untuk mengolah kedelai menjadi tahu. Bahan tong tidak mampu menahan panas tinggi. Apalagi, jelas dia, tidak ada saluran pembuangan uap panas, sehingga meledak.

Ledakan besar, imbuhnya, mengakibatkan tiga bangunan rumah ambruk. Genting sejumlah rumah juga mengalami kerusakan. Ada lima korban jiwa, satu orang meninggal dunia serta empat orang luka berat dan ringan.

Pemilik pabrik tahu, Widianto atau Boneng, menjadi korban meninggal dunia. "Pemilik usaha membuat sendiri mesin ketel. Ini kejadian kedua di Kota Batu. Kejadian serupa sebelumnya pernah di Beji. Nantinya harus ada edukasi, sebab merakit sendiri mesin ketel bisa membahayakan orang lain," imbuhnya.

Sejauh ini Polres setempat masih menunggu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut saksi mata warga setempat, Sofii, mengatakan kejadian ledakan sekitar pukul 09.45 WIB. Ketel uap pencetak tahu meledak keras, menewaskan Widianto dan melukai anak dan istrinya.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan akan menanggung semua biaya pengobatan para korban ledakan. Selanjutnya segera menertibkan semua industri rumahan yang menggunakan ketel uap rakitan.

"Nantinya akan ada edukasi agar pelaku usaha bisa menjalankan usaha dengan baik, benar dan menjaga keselamatan," kata Dewanti.(A-1)
 

BERITA TERKAIT