Presiden Ajak Bersihkan Keluarga dari Paparan Radikalisme


Penulis: Rudy Polycarpus - 18 May 2018, 21:35 WIB
img
MI/Arya Manggala

PRESIDEN Joko Widodo meminta semua lini bangsa bisa menangkal paham radikalisme yang mulai menjangkiti keluarga Indonesia.

Hal itu berkaca dari pelaku pengoboman di Sidoarjo dan Surabaya yang melibatkan seluruh anggota keluarga.

"Artinya ideologi kejam ini telah masuk dalam sendi keluarga kita, keluarga di Indonesia. Ini harus hati-hati," ujarnya ketika menggelar acara buka puasa bersama pimpinan lembaga tinggi negara dan unsur masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/5).

Ia menambahkan, radikalisme sebagai paham yang keji karena telah melibatkan anak tak berdosa sebagai pelaku bom bunuh diri. Padahal, sejatinya keluarga ialah memberikan rasa optimisme, membekali anak dengan nilai-nilai budi pekerti yang baik.

"Tapi ini justru kebalikannya. Hilang semuanya karena keluarga itu mengikuti ideologi terorisme," tegasnya.(A-5)

BERITA TERKAIT