Pemakaman Terduga Teroris, Polisi Tunggu Keluarga


Penulis: Rudi Kurniawansyah - 18 May 2018, 20:45 WIB
 ANTARA FOTO/Zabur Karuru
ANTARA FOTO/Zabur Karuru

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau menunggu pihak keluarga terduga teroris untuk segera menjemput empat jenazah warga Kota Dumai yakni Mursalim alias Pak Ngah, 48, Suwardi, 28, Pogang, 23, Adi Sufyan, 23, yang tewas saat serangan ke Mapolda Riau tiga hari lalu. Hingga kini, keempat jenazah masih disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.

"Kita masih tunggu konfirmasi dari pihak keluarga untuk menjemput jenazah agar segera dapat dimakamkan," jelas Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar (AKB) Sunarto di Pekanbaru, Jumat (18/5).

Sunarto menambahkan, Polda Riau masih belum memberikan batas waktu bagi keluarga untuk mengambil jenazah terduga teroris yang tewas. Namun, pihaknya mengharapkan keempat jenazah agar dapat lekas dimakamkan.

"Proses identifikasi telah selesai karena itu jenazah sudah dapat dimakamkan," ujarnya.

Sejauh ini Polda Riau bersama Densus 88 Mabes Polri telah menangkap 8 orang di Kota Dumai terkait serangan teroris ke Mapolda Riau. Bahkan beberapa dari yang ditangkap masih memiliki hubungan keluarga dengan empat terduga teroris yang melakukan penyerangan. 

Diantaranya yakni Harmidi yang merupakan kakak Suwardi dan ibunya Nilam. Kemudian Aan Santoso, Dede Supriadi, Syafrizal alias Ijal. Kemudian Sri Wahyuni yang merupakan ibu dari Adi Sufyan dan dua adiknya, Hardiyanto serta Yuyut Eko Prasetyo.

Dari hasil operasi itu turut diamankan beberapa barang bukti diantaranya senapan angin, buku-buku tentang jihad, buku berbahasa Arab, busur dan anak panah, sasaran target panah yang terbuat dari kayu.

"Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Dumai," ujar Sunarto.(A-5)

BERITA TERKAIT