Satgas Pangan Deteksi Dini Gelojak Harga di Malang


Penulis: Bagus Suryo - 18 May 2018, 20:30 WIB
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

SATUAN tugas (satgas) pangan menggencarkan pemantauan stok dan harga guna mendeteksi dini gejolak harga di Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam beberapa hari belakangan, tim satgas terdiri atas Polres Malang Kota, Pemkot Malang, Kodim 0833 dan Bulog Divisi Regional Malang terus melakukan monitoring ke pasar tradisional.

Upaya mengecek stok pangan itu juga dibarengi menjaga stabilitas harga melalui operasi pasar murah.

"Kita bergerak tidak semata karena ada kejadian atau kasus, tapi juga bersifat deteksi dini,  antisipasi dan cegah dini," tegas Kapolres Malang Kota,  AKBP Asfuri kepada wartawan, Jumat (18/5).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang,  Wahyu Setianto, mengatakan sejauh ini kondisi stok dan harga masih normal. Kendati demikian, Pemkot terus berupaya menjamin harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Bahkan selama Ramadan hingga Lebaran mendatang, stok pangan dipastikan aman. "Upaya itu diwujudkan melalui operasi pasar dan monitoring di pasar bekerja sama dengan  Satgas Pangan Polres Malang Kota," kata Wahyu.

Adapun pantauan harga di pasar Oro-Oro Dowo dan pasar Bareng, harga relatif stabil. Kenaikan harga terjadi pada komoditas telur Rp24.500 per kg dari harga sebelumnya Rp24 ribu per kg.

Harga daging ayam juga naik dari sebelumnya Rp35 ribu per kg menjadi Rp36 ribu per kg. Namun, tidak semua harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Harga bawang putih justru turun dari Rp25 ribu menjadi Rp20 ribu per kg.(A-5)

BERITA TERKAIT