Menag: Perempuan Bercadar Perlu Membaur dengan Masyarakat


Penulis: Golda Eksa - 18 May 2018, 20:15 WIB
img
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak menafikan persepsi masyarakat terkait keberadaan perempuan bercadar yang terkadang menimbulkan keresahan. Maklum, belakangan ini terjadi sejumlah aksi terorisme yang notabene melibatkan perempuan bercadar.

Pada prinsipnya, sambung dia, pemakaian cadar yang terkait pemahaman dan pengamalan ajaran agama tidak dipersoalkan. Pemerintah pun tetap menghormati masyarakat yang menggunakan atribut keagamaan, seperti cadar.

"Namun, bagi si pengguna cadar itu sendiri juga agar bisa memahami sekaligus menghormati situasi lingkungan sekitarnya," ujar Lukman kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (18/5).

Menurut dia, melihat maraknya kasus terorisme di beberapa wilayah, sangat wajar apabila masyarakat resah dan menaruh curiga terhadap masyarakat yang terlihat mengenakan cadar.

Ia menyarankan agar masyarakat yang menggunakan cadar bersedia menjalankan kewajibannya untuk memberikan rasa aman kepada lingkungan. Artinya, memberikan rasa aman itu tidak sekadar hanya diserahkan kepada aparat penegak hukum saja.

"Maksud saya, karena dicurigai dan menimbulkan keresahan, ya harus bersikap dan berperilaku sebagaimana mestinya. Jadi jangan ekslusif, tetapi membaur dengan masyarakat sekitar agar kedua belah pihak dapat saling menghormati," tandasnya. (A-5)

BERITA TERKAIT