Jojo Berharap Poin dari Sektor Tunggal Putra


Penulis: Budi Ernanto - 18 May 2018, 19:55 WIB
img
ANTARA FOTO/HUMAS PBSI

JONATAN Christie menargetkan dirinya bisa menyumbangkan poin di setiap pertandingan di Piala Thomas 2018 yang digelar di Thailand mulai 20 Mei besok. Namun, menurut pria yang akrab disapa Jojo itu, ia tetap waspada karena persaingan di dunia bulu tangkis pada tahun ini sangat ketat.

Jojo yang tergabung dalam tim nasional Indonesia untuk Piala Thomas bersama pemain tunggal putra lainnya, yakni Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa, dan Firman Abdul Kholik, akan melawan Kanada di hari pertama dan dua hari kemudian akan menghadapi Thailand dan terakhir, Korea Selatan (Korsel).

Jika lolos fase penyisihan grup, Indonesia kemungkinan bisa bertemu dengan negara kuat lainnya, seperti Tiongkok dan Denmark. "Pastinya harus fokus dari fase grup. Korsel dan Thailand punya pemain tunggal yang kuat,” kata Jojo baru-baru ini di Jakarta.

Untuk tahun ini, Jojo tidak lagi menjadi pemain tunggal utama lantaran poinnya, yang dihitung setelah Badminton Asia Championship 2018, lebih sedikit ketimbang Anthony. Akan tetapi, secara peringkat, Jonathan berada di urutan ke-11 dan Anthony di urutan ke-12.

"Pertama, kami ingin ke final seperti edisi sebelumnya agar bisa bawa kembali Piala Thomas ke Indonesia. Wakil Indonesia sudah mendapatkan pengalaman dari sejumlah kejuaraan yang jadi modal untuk tampil maksimal di Piala Thomas 2018,” kata Jojo.

Adapun timnas Indonesia untuk Piala Thomas akan dipimpin oleh pemain senior Hendra Setiawan. Dia merasa tidak ada yang perlu diragukan dari para pemain karena beberapa sudah ada yang pernah mengikuti ajang tersebut.

“Kami cuma harus memelihara kekompakan saja. Karena saya yakin dari pengalaman dua tahun lalu tim sudah cukup solid dan kami tinggal memperbanyak berbagi satu sama lainnya. Mungkin bisa dengan pergi makan atau pemanasan sama-sama, itu sudah cukup bagi saya,” kata Hendra yang akan turun di sektor ganda putra.

Berbeda dengan Hendra yang lebih santai, menyatukan timnas Indonesia untuk Piala Uber rupanya memiliki tantangan tersendiri buat Greysia Polii, yang didapuk sebagai kapten. Kondisi emosional masing-masing atlet, dinilai Greysia menjadi salah satu hal penting yang perlu dijaganya.

“Karena kami cewek semua, menurut saya teknik dan fisik sudah siap, yang perlu dijaga tinggal perasaan saja. Ya namanya cewek jadi harus jaga perasaan, emosi, dan pikiran. Itu paling penting dan mencairkan suasana agar bisa lebih lepas saat pertandingan,” ujar Greysia. (BadmintonIndonesia/A-2)

BERITA TERKAIT