Untar Genjot Cetak Mahasiswa Menjadi Wirausaha


Penulis:  Syarief Oebaidillah - 18 May 2018, 19:20 WIB
Ist
Ist

UNIVERSITAS Tarumanagara (Untar) Jakarta didirikan para entrepreneur atau wirausaha terkemuka. Begitu pun para mahasiswa yang menempuh kuliah di kampus tersebut banyak berasal dari keluarga berlatar belakang wirausaha.

Dengan begitu, 50% lulusan Untar juga menjadi wirausaha. Kondisi itu dipertahankan bahkan terus digenjot.

“Ya, Untar didirikan para entrepreneur seperti Ir Ciputra yang peduli pada pendidikan tinggi guna berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Sekitar 50% lulusan mahasiswa kami menjadi entrepreneur yang disebabkan latarbelakang keluarga mereka kebanyakan para entrepreneur. Sebab itu, pembelajaran dan praktek wirausaha menjadi salah satu prioritas kami,“ kata Rektor Untar Agustinus Purna Irawan, pada acara Entrepreneur Week, di Pluit City, Jakarta, Jumat ( 18/5).

Agustinus mengutarakan Untar sebagai perguruan tinggi yang memiliki ciri kewirausahaan sudah selayaknya menghasilkan pebisnis atau wirausaha baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Jadi kegiatan Entrepreneur Week yang kami gelar ini sebagai salah satu upaya membantu pemerintah dalam mencari jalan keluar terhadap masalah pengangguran yaitu dengan membuka lapangan kerja baru. Ini menjadi wujud nyata implementasi proses pembelajaran di Untar yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” cetus Agustinus.

Dekan Fakultas Ekonomi Untar Sawidji Widoatmodjo menambahkan kegiatan ini merupakan ajang implementasi perencanaan bisnis sebagai bagian proses pembelajaran kewirausahaan. Sejak 2010, Program Studi Sarjana Manajemen Fakultas Ekonomi Untar telah menawarkan konsentrasi kewirausahaan kepada mahasiswa.

“Sasaran kami adalah menanamkan cara berpikir kewirausahaan dan menyiapkan mahasiswa menjadi wirausaha ketika mereka lulus,” kata Sawidji.

Pada semester keenam, mahasiswa diwajibkan mempraktikan rencana bisnis yang disusun menjadi sebuah prototipe pada ajang Entrepreneur Week. Mahasiswa diberikan pengalaman dalam berwirausaha dengan memamerkan dan menjual produk dari inovasi bisnis yang akan dijalankan.

Kegiatan itu diikuti 17 kelompok usaha pemula atau start-up dari 80 mahasiswa peserta yang menampilkan menu kuliner produk lokal seperti asinan, onde onde, jamur putih dan lain lain. Kegiatan ini juga didukung mahasiswa Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Rupa Untar,  sehingga tampilan produk mereka di acara ini nampak kreatif dan menambah daya tarik di mata konsumen. (A-2)

BERITA TERKAIT