Aksi Teror tidak Usik Wisata di DIY


Penulis: Agus Utantoro - 18 May 2018, 19:35 WIB
img
ANTARA FOTO

MARAKNYA aksi terorisme di berbagai daerah di Jawa dan Sumatra  akhir-akhir ini tidak memengaruhi pariwisata di DIY.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanto, Jumat mengatakan kunjungan  wisata di DIY masih normal. "Sampai sekarang belum ada dampak (kunjungan wisata) yang terlihat  akibat aksi-aksi teror kemarin," kata Aris Riyanta di Yogyakarta, Jumat (18/5).

Meski demikian ia mengakui bahwa ada kecenderungan penurunan kunjungan  memasuki Bulan Ramadan jika dibandingkan dengan hari biasa. Terkait hal tersebut ia meyakini pengelola destinasi wisata maupun  perhotelan telah menyiapkan program-program khusus yang dapat menggaet  kunjungan wisata.

"Saya yakin para pengelola objek wisata atau hotel memiliki cara-cara  tersendiri untuk mengatasinya," kata Aris.

Sementara Kepala Bagian Humas Gembira Loka Zoo (GLZoo) Eros Yan Renanda  mengakui sejak awal Ramadan pada Kamis (17/5) terdapat tren penurunan  jumlah pengunjung dibanding hari-hari biasa. Saat ini kunjungan berkisar  300 orang per hari, jauh dari hari biasa yang mampu mencapai seribuan per hari.

Ia belum memastikan apakah penurunan kunjungan itu terpengaruh peristiwa teror bom Surabaya atau tidak. Menurut dia, tren penurunan kunjungan  wisatawan memang selalu terjadi setiap memasuki Ramadan meski tren  tersebut diyakini hanya terjadi hingga mendekati Lebaran. 

"Kalau untuk  kunjungan wisatawan mancanegara sampai sekarang relatif stabil," kata  Eros. (A-5)

BERITA TERKAIT