Kegiatan Konstruksi di Jalan Tol Dihentikan Mulai H-10 Lebaran


Penulis: Andhika Prasetyo - 18 May 2018, 19:00 WIB
img
ANTARA FOTO/Risky Andrianto

KEPALA Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan segala kegiatan pembangunan infrastruktur yang dilakukan di ruas tol akan dihentikan sejak H-10 hingga H+10 Idul Fitri.

Dengan perkiraan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 15 Juni, moratorium konstruksi berlaku mulai 5 Juni. Langkah tersebut dilakukan tidak lain untuk melancarkan arus mudik dan balik lebaran pada tahun ini.

"Semua kegiatan akan dihentikan. Semua alat berat akan disingkirkan untuk memberikan kelancaran," ujar Herry di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Jakarta, Jumat (18/5).

BPJT memperkirakan, pada tahun ini, puncak arus mudik akan terjadi pada 8 Juni 2018 dan puncak arus balik pada 20 Juni 2018.

"Libur panjang dimulai 11 Juni, itu Senin. Jadi masyarakat diprediksi sudah akan mulai berangkat pada Jumat, 8 Juni," jelas Herry.

Dari sisi volume, diperkirakan kendaraan yang akan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama pada musim mudik tahun ini mencapai 112 ribu kendaraan, disusul GT Palimanan dengan 74 ribu kendaraan. "Semakin ke timur jumlahnya akan semakin sedikit," tandasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT