43 Warga di Karawang kembali Keracunan Gas Coustic Soda


Penulis: Cikwan Suwandi - 18 May 2018, 17:20 WIB
Ilustrasi--thinkstock
Ilustrasi--thinkstock

TEROR gas kimia beracun kembali hantui warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang,  Jawa Barat. 

Sedikitnya 43 warga dilarikan ke rumah sakit setelah menghirup gas coustic soda dari PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II. Sebelumnya Selasa (15/5) 16 warga setempat mengalami keracunan serupa. 

Puluhan warga tersebut saat ini dirawat di 2 rumah sakit. Rinciannya, 33 orang di RS Delima Asih, 10 orang di RS Rosela.  Keracunan terjadi usai menjalankan Salat Tarawih, Kamis (17/5)  yang hendak beristirahat untuk menyambut sahur. 

"Tidak ada korban jiwa,  hanya warga mengalami keracunan mendadak mual, pusing, dan muntah, " kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang, Wawan Setiawan, Jumat (18/5). 

Bocornyan gas coustic soda  yang terus berulang tersebut pun,  menjadi teror bagi masyarakat sekitar pabrik.  Rasa was-was pun diakui warga setiap hari, khawatir gas kimia beracun itu akan keluar.  "Pasti sangat khawatir, masyarakat was-was, " kata Din Samsudin. 

Sementara itu Kapolres Karawang, AKB Slamet Waloya menyatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kejadian bocornya gas coustic soda. 

"Ada 3 orang operator di pabrik tersebut. Kita juga sedang minta pendapat ahli mesin dari universitas terkemuka. Nanti kita lihat apa mungkin ada kelalaian, " katanya. 

Bupati Karawang,  Cellica Nurrachadiana memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk menghentikan total operasi coustic soda yang dilakukan PT Pindo Deli Pulp and Paper Mils II, sampai polisi dan audit independen melakukan tugas pemeriksaan. 

"Kejadian ini sudah beberapa kali,  jadi saya minta tolong hentikan dulu produksinya, " pungkasnya. (A-5) 

BERITA TERKAIT