Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM Siap Bangun Lapas Khusus Napiter


Penulis: Golda Eksa - 18 May 2018, 15:44 WIB
ANTARA FOTO/Indrianto Eko
ANTARA FOTO/Indrianto Eko

KEINGINAN Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menempatkan seluruh narapidana dan tersangka kasus terorisme di lapas khusus dengan penjagaan ekstraketat direspons positif oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami kepada Media Indonesia di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (18/5), mengatakan pihaknya tidak menampik adanya kebutuhan tersebut.

"Ya, harus membangun. Kita, kan ada kebutuhan mendesak tentang itu, jadi harus dibangun lapasnya," ujarnya.

Namun Sri belum membeberkan secara detail mengenai teknis maupun lokasi lapas khusus itu. Menurut dia, kebutuhan lapas untuk menampung narapidana kasus terorisme dalam waktu dekat segera direalisasikan.

Pemberitaan sebelumnya, Tito mengatakan, peristiwa di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ialah karena tidak tersedianya lapas memadai untuk napiter. Termasuk manajemen lapas yang khusus menangani napiter.

"Menghadapi kelompok-kelompok seperti ini yang lebih banyak didorong masalah pemahaman, tentu cukup berbahaya. Mereka tidak bisa ditahan di tahanan biasa apalagi digabung dengan tahanan lain," ungkap Kapolri saat berkunjung ke Mapolda Riau, Kamis (17/5). (OL-4)

BERITA TERKAIT