Jaksa Agung Menilai Aman Abdurrahman Membahayakan


Penulis: Golda Eksa - 18 May 2018, 15:22 WIB
img
MI/MOHAMAD IRFAN

TUNTUTAN hukuman mati yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa Aman Abdurahman alias Oman Rachman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinilai sudah tepat. Korps Adhyaksa pun berharap majelis hakim nantinya dapat memberikan vonis seperti tuntutan jaksa.

Jaksa Agung HM Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (18/5), menegaskan peran Oman selalu pendiri jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan kelompok Islamic State (IS) cukup penting, seperti memberikan doktrin kepada pengikutnya untuk melancarkan aksi teror.

"Disamping Oman ini resedivis karena tersangkut kasus yang sama, maka dia dianggap membahayakan kehidupan kemanusiaan. Maka oleh JPU kepada Aman Abdurahman dituntut pidana mati," ujarnya.

Ia menegaskan, Oman dinyatakan bersalah karena terlibat sejumlah aksi teror di Tanah Air, seperti bom Thamrin, Jakarta, pada awal 2016 dan bom Kampung Melayu. Oman merupakan pendukung utama IS di Suriah dan selalu menganggap pemerintah Indonesia sebagai negara kafir yang harus diperangi.

"Kita tunggu putusan hakim seperti apa. Semua fakta bukti telah diuraikan. Yang ada pertimbangan memberatkan semua dan tidak ada yang meringankan," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT