Hanura Sebut Aman Abdurrahman Layak Dihukum Mati


Penulis: Astri Novaria - 18 May 2018, 13:51 WIB
img
MI/Bary Fathahilah

JAKSA menuntut Aman Abdurrahman hukuman mati. Aman alias Oman Rochman didakwa sebagai aktor intelektual di balik serangkaian teror di Indonesia, termasuk teror Bom Thamrin yang terjadi awal Januari 2016.

Ada lima teror yang dibeberkan jaksa di persidangan dengan Aman di balik aksi tersebut, seperti Bom Gereja Oikumene di Samarinda (2016), Bom Thamrin (2016), Bom Kampung Melayu (2017) serta dua penembakan polisi di Medan dan Bima (2017).

"Hukuman mati sangat pantas diberikan kepada Aman. Ini adalah kejahatan yang sangat luar biasa terhadap kemanusiaan karena korbannya bukan saja orang dewasa tetapi juga anak-anak," ujar Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah, Jumat (18/5).

Aman disangkakan melanggar Pasal 14 juncto Pasal 6, subsider Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Selain itu, Aman juga disangka dengan Pasal 14 juncto Pasal 7 subsider Pasal 15 juncto pasal 7 UU Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. (OL-2)

BERITA TERKAIT