Sedikit Sentuhan Modern dalam Pernikahan Harry-Markle yang Bergaya Klasik


Penulis: Irene Harty - 17 May 2018, 23:18 WIB
AFP/ROBYN BECK
AFP/ROBYN BECK

PANGERAN Harry dan Meghan Markle akan menempatkan sentuhan modern mereka sendiri dalam pernikahan mereka, tapi dengan nenek Harry--Ratu Inggris, yang akan berada di dalam gereja klasik St. George's Chapel di Windsor Castle itu, pernikahan Sabtu (19/5) itu akan tetap menjadi upacara tradisional Anglikan.

Pengaruh selera pasangan itu sendri lebih mungkin ditemukan dalam nuansa acara ketimbang struktur bangunan kapel itu yang bergaya Gothic.

Seorang pengkhotbah Amerika, bunga-bunga musim semi dari daerah setempat, dan tidak adanya tokoh politik pada deretan bangku kapel. Hal-hal ini saja yang akan menjadi sentuhan langsung dari pasangan Pangeran Inggris dan mantan aktris tersebut, dalam upacara pernikahan mereka.

Namun itu akan tetap jadi upacara pernikahan klasik Inggris seiring beberapa hal yang akan terjadi.

Layanan pernikahan Gereja Inggris dimulai dengan sambutan dan nyanyian pujian dari David Conner, Dekan Windsor yang merupakan ulama senior kapel. Dia akan memberikan pengantar.

Setelah itu acara akan diikuti dengan deklarasi dan sumpah dengan kepala menteri. Ia akan bertanya kepada khalayak, adakah alasan apapun yang dapat memberatkan pasangan itu untuk menikah secara sah, mereka harus menyatakannya segera atau selamanya dia dalam kedamaian.

Justin Welby, Uskup Agung Canterbury, kemudian akan memimpin upacara pernikahan. Uskup agung adalah senior di Gereja Inggris dan pemimpin spiritual Anglikan di seluruh dunia.

Kata-kata yang akan dibacakannya tergantung pada versi yang disukai oleh pasangan. Beberapa memilih bahasa dan deklarasi yang sangat tradisional, sementara yang lain lebih menyukai interpretasi yang lebih modern.

Markle harus membaca nama panjang Harry yakni Henry Charles Albert David yang sering membuat pengantin terhalang.

Mereka berdua menggunakan jawaban 'Aku bersedia', setelah itu menteri menyatakan mereka sebagai suami-istri. Pada titik ini, pasangan tersebut menikah secara sah.

Ritual selama satu jam kemudian akan menampilkan lagu-lagu pujian, pembacaan Alkitab, Doa Bapa Kami dan sebuah khotbah.

Pidato utama pernikahan akan diberikan oleh Michael Curry, Kepala Gereja Anglikan di Amerika Serikat. (AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT