Berebut Juara Demi Kembalikan Nama Besar


Penulis: Satria Sakti Utama - 17 May 2018, 19:37 WIB
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

BAIK Bali United maupun Arema FC tengah berjuang mengembalikan nama besar yang sedang terkoyak saat bertemu di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Jumat (18/5) malam. Poin penuh sangat berarti bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi sekaligus performa tim.

Bali United merupakan peringkat kedua kompetisi Liga 1 2017 lalu, tapi sejauh ini gagal tampil mengesankan. Delapan laga yang dilalui oleh skuat asuhan Widodo C Putro ini hanya berbuah sembilan poin. Bali United pun tersandera di baris ke-12.

Selain itu, Klub berjuluk Serdadu Tridatu ini sedang dalam tren negatif. Empat pertandingan beruntun Bali United selalu ditutup dengan kekalahan, termasuk saat ditaklukan Global FC di Piala AFC akhir April lalu.

Widodo mengaku telah mencoba memperbaiki kelemahan-kelemahan timnya, dari rapuhnya lini pertahanan hingga buruknya kerja sama sektor serangan. Khusus permasalah pertama cukup mengkhawatirkan. Pasalnya Bali United kebobolan 13 gol dalam empat pertandingan terakhir.

"Kami sudah evaluasi dan coba kita perbaiki. Kami yakin pemain akan menunjukkan itu pada pertandingan besok, pantang menyerah, terus berjuang. Saya lihat dalam latihan, pemain menunjukkan semangat itu," klaim Widodo, Kemarin.

Pelatih asal Cilacap ini, lanjutnya, tidak pernah berhenti memberikan motivasi untuk anak asuhnya yang tengah terpuruk. "Saya sebagai pelatih, tahu tim ini masih kesulitan memenangkan pertandingan. Tugas saya terus memotivasi pemain. Namung, setiap individu memiliki tugasnya sendiri untuk membantu tim memenangkan pertandingan," imbuhnya.

Di lain pihak, kondisi Arema FC jauh lebih buruk. Salah satu tim dengan pamor besar di Indonesia ini harus menerima kenyataan pahit terjerumus di dasar klasemen Liga 1 2018. Arema baru sekali meraih kemenangan dalam delapan pekan awal Liga 1 2018.

Hasil buruk ini membuat sang asitek Joko Susilo akhirnya dipecat pekan lalu. Joko yang diberikan target wajib menang hanya bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar. Saat ini tongkat kepelatihan Singo Edan--julukan Arema-- berada di tangan, Milan Petrovic. Pelatih asal Serbia ini pun mengaku mencoba merubah ide permainan timnya.

"Saya akan mencoba melakukan apapun untuk membuat tim ini lebih baik, termasuk merubah gaya permainannya. Tapi saya tidak perlu menjelaskan detilnya. Yang terpenting pemain tahu taktik dan strategi yang disiapkan," jelasnya. (OL-5)

BERITA TERKAIT