Kuatkan Tripusat Pendidikan untuk Tangkal Radikalisme


Penulis:  Syarief Oebaidillah - 17 May 2018, 19:15 WIB
MI/FERDIAN ANANDA
MI/FERDIAN ANANDA

GUNA menangkal paham radikal (radikalisme) yang kini dikhawatirkan telah menyusup pada lingkungan keluarga, penguatan tripusat pendidikan sangat strategis. Tripusat pendidikan menyinergikan peran sekolah, keluarga, dan masyarakat.

“Tripusat ini amat penting untuk pihak sekolah, terutama kepala sekolah dan guru, untuk terus memantau keberadaan anak didik agar tidak menjadi korban. Mereka anak-anak yang masih punya masa depan. Tragedi terorisme di Surabaya akibat doktrin yang menyesatkan, terutama pengaruh dari gerakan radikal itu,” tutur Direktur Pembinaan SD Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen ) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Khamim, di gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis ( 17/5).

Khamim mengaku sangat terkejut dengan tindakan orang tua yang mengorbankan anak dalam tragedi bom. Ia pun meminta sekolah dan masyarakat, khususnya para orang tua, agar menguatkan hubungan satu sama lain, sebagai bagian dari tripusat pendidikan dan penguatan pendidikan karakter (PPK).

Menurut Khamim, dalam PPK yang telah dilaksanakan di 271 sekolah percontohan, penanaman nilai religius atau keberagamaan secara moderat dan sikap toleransi, menghormati keberagaman, serta cinta Tanah Air terus dikembangkan.

“Saat ini telah lebih banyak sekolah jenjang SD yang melaksanakan PPK. Kita berharap sikap keberagamaan, kebangsaan anak-anak kita oleh para guru dan kepala sekolah dapat terus ditingkatkan dengan baik,” cetusnya.

Dalam kaitan kegiatan Ramadan saat akan banyak sekolah menyelenggarakan kegiatan pesantren kilat (sanlat), Khamim menyatakan hal itu diatur oleh dinas pendidikan kabupaten dan kota.

Dia berharap para pemberi materi kegiatan sanlat di sekolah-sekolah adalah penceramah agama yang menanamkan nilai-nilai spiritual Ramadan dalam beribadah kepada Allah SWT. Termasuk, kesalehan sosial untuk berbuat baik kepada sesama.

“Terpenting juga yang memberikan pemahaman nilai persaudaran dalam Islam dan kecintaan pada Tanah Air atau hubbul wathon,”pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT