Martha Tilaar Group Gandeng Perempuan Penjual Jamu


Penulis:  Thomas Harming Suwarta - 16 May 2018, 23:05 WIB
 ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho
ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho

MARTHA Tillar group terus melakukan upaya pemberdayaan terhadap perempuan penjual jamu di Tanah Air. Banyaknya penjual jamu gendong selama ini di masyarakat, mendorong Martha Tilaar Group untuk membantu mereka baik dari sisi peningkatan kualitas jamu maupun proses penjualan nya.

"Awalnya tentu saja karena prihatin ketika saya sendiri melihat banyak ibu penjual jamu gendong dengan bobot beban yang dibawanya lalu dia jalan kaki yang tidak sepadan dengan penghasilan yang dia dapat. Lalu ketemulah ide bagaiamana kalau ibu-ibu penjual jamu gendong ini kita kumpulkan, lalu kita berdayakan mereka," kata Martha Tilaar, pendiri sekaligus pemilik usaha kosmetik dan jamu Martha Tilaar Group saat menerima kunjungan ibu-ibu penjual jamu yang tergabung dalam Paguyuban Jamu Gendong Lestari di PT. Martina Bertho, Pulogadung, Jakarta, Rabu (16/5).

Dengan dikumpulkannya perempuan penjual jamu gendong kata dia pihaknya bisa membantu untuk meningkatkan kualitas jamu karena banyak anggapan di masyarakat yang keliru tentang jamu. 

"Misalnya kita akan mendampingi mereka dengan inovasi-inovasi terbaru dalam dunia jamu, bagaimana racikannya terutama menghindari betul campuran kimia dalam setiap jamu yang dihasilkan, termasuk juga bagaimana mengemasnya, menjaga kebersihan sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat," jelas Martha.

Di masyarakat kata dia masih banyak penjual jamu gendong yang memproduksi jamu dengan pengetahuan yang kurang berkembang. "Sementara kita di industri kan lakukan inovasi terus, dan pengetahuan inilah yang kami transfer ke ibu-ibu ini," sambung Martha yang juga membantu kelompok perempuan penjual jamu gendong dengan konsep pemasaran yang baik dan benar sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi mereka.

Pada kesempatan yang sama Ketua Paguyuban Jamu Gendong Lestari Lasmi mengaku sangat bangga bisa bekerja sama dnegan pihak Martha Tilaar. "Saya terus terang adalah hasil yang nyata dari pendampingan Ibu Martha sendiri, dari jual jamu gendong keliling kampung menjadi seperi sekarang saya sendiri sudah menjadi penjual jamu bukan hanya di Indonesia tapi juga ke mancanegara," kata Lasmi yang saat ini memiliki cafe jamu di Kementerian kesehatan RI.

Lasmi mengatakan bahwa kini Paguyuban Jamu Gendong Lestari sudah memiliki ratusan anggota yang tak hanya berasal dari Jakarta tapi juga berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan beberapa penjual jamu didikannya mulai dari Sumatera, hingga NTT termasuk bisa memasarkan jamunya ke hotel-hotel mewah. 

"Intinya saya ingin mengajak lebih banyak lagi perempuan penjual jamu gendong untuk bergabung dengan kami karena kita akan dididik, diberi pengetahuan baru tentang jamu, bagaimana menghasilkan jamu yang baik, bagiamana mengemasnya, menjual dan inovasi lainnya. Saya adalah hasil nyata dari pendampingan ini," pungkasnya. (A-5)

BERITA TERKAIT