Bos PT First Travel Bacakan Pleidoi


Penulis:  (KG/J-3) - 16 May 2018, 22:55 WIB
MI/ BARY FATHAHILAH
MI/ BARY FATHAHILAH

TERDAKWA kasus penipuan biro perjalanan jemaah umrah PT Frist Travel Aniesa Devitasari Hasibuan dan Andika Surachman menilai dakwaan terhadap mereka terlalu berat. Keduanya didakwa 20 tahun penjara.

“Selama delapan tahun menjalankan usaha ini secara syah, sudah lebih dari 160 ribu jemaah yang diberangkatkan dan tidak ada yang gagal. Kami dipaksa berhenti oleh Kementerian Agama. Langkah ceroboh itu dan sampai sekarang tidak ada upaya konkret dari mereka untuk menyelesaikan,” kata Andika saat membacakan pleidoi atau pembelaan terhadap tuntutan jaksa di Pengadilan Negeri Kota Depok, Rabu (16/5).

Dia mengaku bisnisnya dipaksa untuk berhenti dan dizalimi. Siapa yang bertanggung jawab terhadap jemaah yang belum berangkat. “Termasuk (kehidupan) pribadi kami. Bayi kami yang masih berusia tiga minggu dan masih disusui. Saya ingin mengetuk hati hakim karena hal ini menyangkut nasib ribuan jemaah,” ucapnya. (KG/J-3)

 

BERITA TERKAIT