Razia Miras selama Puasa Digencarkan


Penulis:  (YR/DY/YK/N-3) - 16 May 2018, 23:30 WIB
 ANTARA FOTO/Didik Suhartono
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

MEMASUKI Ramadan, kepolisian gencar melakukan razia minuman keras dan narkoba. Di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 13.837 botol minuman beralkohol pabrikan maupun tradisional dimusnahkan di lapangan helipad Polda Nusa Tenggara Barat Kota Mataram, Rabu (16/5).

Barang bukti hasil operasi pekat dan gatarin 2018 itu terdiri dari whiskey 130 botol, bir 3.535 botol, tuak 4.168 botol, brem 5.672 botol, arak 320 botol, dan oplosan 12 botol. “Urusan miras ini sudah menahun. Dan kita harus konsisten memberantas miras ini karena membahayakan kesehatan masyarakat,” kata Kapolda NTB Brigjen Achmat Juri seusai memusnahkan miras dengan naik kendaraan slender bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB, M Agus Patria.

Ketua Majelis Ulama Indonesia NTB Prof Syaiful Muslim yang ikut hadir dalam acara tersebut mengatakan NTB dikenal agamais dan religius. Bahkan, daerah itu telah dikembangkan wisata syariah, seharusnya sudah tidak ada lagi miras. Pemusnahan miras juga dilakukan di Polda Kalimantan Selatan. Selain miras, narkoba hasil operasi periode April-Mei juga dimusnahkan. Sebanyak 2,4 kilogram narkoba jenis sabu dan 14.300 botol miras dimusnahkan Rabu (16/5).

Kegiatan pemusnahan narkoba dan miras barang bukti kejahatan ini berlangsung di lapangan Polda Kalsel Landasan Ulin Km 21, Kota Banjarbaru. Kepala Polda Kalsel, Brigjend Rachmat Mulyana, mengatakan barang bukti ini merupakan hasil sitaan dalam operasi Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (K2YD) periode 13 April-15 Mei 2018 di Kalsel. “Selain barang bukti narkoba dan miras, jumlah tersangka yang ditangkap sebanyak 486 orang,” tuturnya saat memimpin kegiatan pemusnahan.

Sama halnya di Tuban, Jawa Timur, polres setempat memusnahkan 1.302 liter miras jenis arak di halaman kantor polres. Ribuan liter miras beserta alat produksi arak disita polisi, dari sejumlah tempat dalam operasi sebulan terakhir.

Pemusnahan miras ini untuk menjaga situasi Tuban tetap kondusif selama Ramadan dan pilgub. Pemusnahan miras ini dipimpin Kapolres Tuban, AKB Nanang Haryono bersama Forkopimda setempat. Dari razia itu, Polres Tuban berhasil menangkap pelaku, produsen, dan penjual miras sebanyak 101 kasus. (YR/DY/YK/N-3)

BERITA TERKAIT