Terduga Teroris di Gempol Raya Itu, Si Om Tukang Jahit


Penulis: Rizky Noor Alam - 16 May 2018, 20:20 WIB
img
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

SALAH satu terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Jalan Gempol Raya RT 04/02 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, dikenal dengan sebutan 'Si Om'. Ia ialah penjahit yang dikenal sebagai orang baik dan rajin ke masjid di lingkungannya.

Midah, saksi mata penangkapan itu menjelaskan bahwa yang diamankan dari rumah itu ada tiga orang yaitu pria yang akrab disapa si Om, istrinya serta satu pegawainya.

"Si Om, saya manggilnya Si Om. Nama aslinya kalau tidak salah Kohir, istrinya saya gak tahu namanya, sama pegawainya. Istrinya bercadar. Saya nggak curiga kalau mereka kaya gitu. Orangnya jarang keluar tapi rajin salat di masjid," papar perempuan yang berprofesi sebagai penjual gorengan di sekitar lokasi tersebut, Rabu (16/5).

Ia menduga polisi susah memata-matai pria yang mempunya usaha jahit tersebut. "Menurut saya dia sudah dimata-matai, 3 hari itu ada yang nanyain mulu itu orang (terduga). Mereka tanya-tanya sambil minum es ditempat saya. Tapi orang yang nanya itu nggak pernah ketemu. Saya tanya, ngapain nanya-nanya Si Om melulu," sambungnya.

Menurutnya, warga mengenal Si Om sebagai orang yang baik. Meski demikian pria itu disebutnya jarang keluar rumah kecuali untuk salat ke masjid.

"Kalau salat rajin, ke masjid. Kegiatan sehari-hari ya jahit saja. Jahit apa saja, kadang seragam anak sekolah. Enggak mencurigakan kayak bagaimana gitu," kata Midah.

Ia tidak tahu Si Om tersebut berasal dari mana, sedangkan istri si Om berasal, diketahui Midah, berasal dari sekitar Bogor atau Sukabumi.

"Si om katanya dulu tinggalnya di kakaknya di Duta terus habis nikah pindah ke sini. Masih muda sekitar 30-an tahun, belum punya anak, baru nikah. Saya tahunya dia orang seberang," kata dia. (OL-5)

BERITA TERKAIT