Sidak Jelang Lebaran, Makanan Berformalin Ditemukan di Pasar Serpong


Penulis: Deni Aryanto - 16 May 2018, 19:03 WIB
img
MI/ BARY FATHAHILAH

JELANG Ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama sejumlah instansi lainnya menggelar inspeksi dadakan (sidak) gabungan untuk meningkatkan pengawasan di Pasar Serpong, Rabu (16/5). Di sana, ditemukan peredaran makanan yang mengandung bahan zat berbahaya, seperti formalin.

Petugas BPOM Banten menemukan bahan berbahaya. Terdapat empat bahan makanan tidak layak konsumsi.

"Dari 20 makanan yang kami periksa, ada empat makanan dari pedagang berbeda mengandung zat berbahaya. Tiga diantaranya mengandung formalin, satu lainnya mengandung rhodamin," ungkap Kepala Seksi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen (Pemdik Serlik) BPOM Bangen Faizal Musfofa.

Formalin itu ditemukan dalam dua jenis cumi asin dari pedagang yang berbeda, serta mie basah. Selain itu, BPOM juga menemukan terasi mengandung zat rhodamin--zat kimia yang sering terkandung di dalam hasil barang industri tekstil.

Operasi dilakukan secara gabungan oleh petugas dari Badan Peneriksa Obat dan Makanan (BPOM) Banten, DKP3 Tangsel, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangsel, serta Polres setempat sebagai Satpas Pangan.

"Sebetulnya ini merupakan kegiatan rutin yang sering kami laksanakan. Karena kebetulan menjelang Ramadan, jadi kita lebih meningkatkan pengawasan ini," kata Kepala Disperindag Kota Tangsel Maya Mardiana, Rabu (16/5).

Sementara ituLabkesda Kota Tangsel memeriksa penjual yang berbeda. Dari 20 sampel yang diperiksa seperti kolang kaling, ikan tongkol, ayam, kerang, tahu dan lainnya, petugas tidak menemukan zat berbahaya.

“Sampel kita semua aman untuk dikonsumsi,” kata Kepala UPT Labkesda Kota Tangsel Hanum. (OL-5)

BERITA TERKAIT