UIN Syarief Hidayatullah Jakarta Tampung 1.107 Kursi Peserta SBMPTN 2018


Penulis: Syarief Oebaidillah - 15 May 2018, 19:50 WIB
MI/Bary Fathahilah
MI/Bary Fathahilah

SEBANYAK 30.897 calon mahasiswa bersaing memperebutkan kuota sebanyak 1.107 kursi yang tersedia pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN ) 2018 yang memilih UIN Syarief Hidayatullah Jakarta.

Rektor UIN Syarief Hidayatulah Jakarta, Dede Rosyada, menjelaskan para peserta bersaing pada 25 program studi (prodi) yang tersedia. Dari 25 prodi itu, lima prodi yang menjadi pilihan terbanyak adalah prodi manajemen sebanyak 2.760 peserta dengan kuota 48 kursi.

Kemudian prodi psikologi sebanyak 2.597 peserta dengan kuota 81 kursi, prodi kedokteran sebanyak 2.152 peserta dengan kuota 39 kursi, prodi farmasi sebanyak 1.886 peserta dengan kuota kursi, serta prodi teknik informatika sebanyak 1.787 peserta dengan kuota 46 kursi.

Menurut Dede Rosyada lima prodi tersebut paling banyak dipilih calon mahasiwa dengan sejumlah alasan. “Ya mungkin saja prodi tersebut favorit karena layanan akademik internal kami memang baik dan secara emosional bagi calon mahasiswa menilai akan mudahmendapat pekerjaan saat lulus nanti," kata Dede kepada Media Indonesia di kampus UIN Syarief Hidayatullah, Jakarta, Selasa ( 15/5).

Dede berpesan kepada peserta saat diterima nanti untuk belajar serius dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya mengingat persaingan di era 2020 sangat ketat, baik di Tanah Air maupun lingkungan ASEAN.

“Kami berharap para mahasiswa belajar sungguh-sungguh dan menjadi sarjana yang siap,” cetus Dede.

Ia menambahkan, para peserta yang tidak lulus tidak berputus asa dapat mengikuti seleksi selanjutnya melalui seleksi mandiri sejumlah kampus maupun memasuki Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Seperti diketahui SBMPTN 2018 melalui Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) telah selesai digelar pada tanggal 8,9 dan 11 Mei lalu dan akan diumumkan pada 3 Juli 2018 melalui laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id. (A-2)

BERITA TERKAIT