Megawati: Jateng Tetap Merah Total


Penulis: Widjajadi - 11 May 2018, 21:17 WIB
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

KETUA Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri bersama hampir 70 ribu kader PDIP memerahkan kota Solo, Jawa Tengah.

Massa yang datang dari 34 kota/kabupaten se-Jateng itu berkumpul di Stadion Manahan, Jumat (11/5), untuk mengikuti Apel Siaga 'Tetep' Setia
Megawati-Setia NKRI.

"Jateng harus tetap merah total," teriak Megawati dalam santiaji untuk para kadernya.

Ia tegas mengatakan, berkumpulnya puluhan ribu kader PDIP di Solo ini bukan sebagai bentuk kampanye. "Saya tidak ingin dipanggil Bawaslu, karena ini bukan kampanye. Tetapi memang pertemuan kader yang kangen kepada ibunya," ujar dia.

Bagi putri Proklamator RI Soekarno itu, wilayah Jateng memang memiliki kenangan khusus dengan perjalanan politik dirinya. Apalagi, dirinya berkiprah sebagai wakil DPP dari Jateng dalam partai yang dulu bernama PDI.

Dan Megawati sempat berkampanye di Demak pada 1986 dengan hanya dihadiri 50 orang. "Belum menggunakan nama PDIP," katanya sembari tersenyum.

Namun dengan orasi yang menyentuh hati, ia mampu membangkitkan warga Jateng yang tidak datang ke tempat kampanye di lapangan yang dekat dengan Masjid Demak.

Hasilnya, perolehan suara di Jateng waktu melesat tajam. "Saya sempat menangis, ternyata masih banyak warga Jateng yang ingin perubahan bersama dengan PDI waktu itu,” kata dia.

Putri Megawati, Puan Maharani, yang menjadi inspektur upacara Apel Siaga
Jateng 'Tetep" Setia Megawati, meminta seluruh kader bahu membahu untuk memenangi PDIP pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 dan Pemilu 2019.

Dalam apel siaga itu juga dihadiri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Ganjar Pranowo dan Taj Yasin. Ganjar yang berpakaian merah hitam dengan simbol PDIP membacakan Dedication Of Life dari Bung Karno. (A-1)

BERITA TERKAIT