Uniknya Tradisi Berseragam


Penulis: M-1 - 29 April 2018, 05:00 WIB
Dok. DISNEY
Dok. DISNEY

Ada dua hal menyenangkan yang saya tangkap dari kunjungan ke dua wahana imajinatif, Tokyo Disneyland dan Tokyo Disney Sea, Jepang. Sikap tertib dan tradisi menggunakan atribut yang seragam warga lokal. Hampir dipastikan, setiap pengunjung yang datang, mulai anak-anak hingga orang dewasa, dipastikan mampir terlebih dahulu menuju toko suvenir.

Mereka lantas memilah atribut apa yang akan dikenakan seragam, mulai kaus, bando dengan telinga Minnie Mouse, hiasan Donald, hingga jaket yang berilustrasi kesemarakan ulang tahun kedua tempat keriaan ini.

Valentina, penerjemah yang ikut bersama kami dan Mari Matsumoto, pihak dari Tokyo Disneyland, mengatakan menggunakan atribut sama memang telah menjadi tradisi warga Jepang.

Pemandangan serupa juga terlihat di Tokyo Disney Sea. Selain itu, beberapa bocah malah didandani menyerupai karakter Disney, seperti Putri Elsa dalam film Frozen.

Hal tersebut menarik, menambah riang suasana, membangkitkan keseruan tersendiri. Beberapa rombongan pelajar dengan seragam sekolah pun tampak menyemarakkan wahana aneka permainan air itu.

"Mereka sedang melakukan kunjungan dengan pihak sekolah, bukan bolos dari sekolah ha ha ha," tukas Valentina seusai menanyakan pertanyaan saya kepada Mari Matsumoto.

Antre sambil membaca

Satu hal lagi yang menyenangkan ketika melihat mereka, rapi, dan tertib, termasuk saat mengambil tempat untuk bisa menyaksikan parade, Dreaming Up Parade, yang akan dimulai pada pukul 15.00. Mereka sudah membawa alas juga penutup kepala, tak lupa kamera untuk mengabadikan kemeriahan parade berupa pawai dengan beragam kendaraan yang ditumpangi tokoh-tokoh Disney.

Sosok-sosok nan populer, Mickey Mouse dan Minnie Mouse, Peter Pan, Baymax, Mulan, juga The Lion King tampil silih berganti. Pengunjung sudah mulai menunggu dengan menempati tempat masing-masing sejak 1 jam sebelum parade dimulai. Bekal buat menunggu, makanan hingga buku bacaan.

parade itu berlangsung selama 45 menit. Kami disuguhi pawai tokoh diiringi musik juga tarian. Lambaian tangan dan ajakan untuk bertepuk tangan dari pegawai setempat membuat kerumunan penonton terus bersemangat, mengikuti gerakan mereka. Seru!

BERITA TERKAIT