UEFA Kutuk Serangan terhadap Wasit Oliver dan Istrinya


Penulis: Antara - 17 April 2018, 08:32 WIB
AFP/JAVIER SORIANO
AFP/JAVIER SORIANO

FEDERAS Sepak Bola Eropa (UEFA) mengutuk pelecehan daring yang ditujukan kepada Michael Oliver dan istirnya setelah wasit asal Inggris itu menghadiahkan penalti di masa injury time babak kedua pertandingan kepada Real Madrid saat melawan Juventus pada leg kedua perempat final Liga Champions pekan lalu.

"UEFA mengutuk keras pelecehan yang ditujukan kepada Michael Oliver dan istrinya," kata UEFA dalam pernyataan resmi mereka. "Kami telah menghubungi mereka untuk menawarkan dukungan kami dan kami percaya otoritas-otoritas yang relevan akan mengambil tindakan terhadap individu-individu yang telah bersikap tidak layak di dalam dan di luar media sosial."

Juventus, yang mampu mengejar defisit tiga gol dari laga leg pertama dibuat murka ketika Oliver menghadiahkan penalti karena pelanggaran yang dilakukan bek Medhi Benatia terhadap penyerang Real Lucas Vazquez.

Cristiano Ronaldo mengonversi penalti untuk mengubah skor menjadi 3-1 dan membawa Real melaju ke semifinal dengan skor agregat 4-3.

BBC melaporkan bahwa pada Minggu (15/4), kepolisian Inggris telah melakukan investigasi terhadap teks-teks pesan mengancam yang dialamatkan kepada istri Oliver, Lucy, yang akun Twitter pribadinya juga menjadi sasaran pesan-pesan mengancam dan melecehkan.

Oliver, 33, dikritik keras oleh sejumlah pemain Juventus setelah pertandingan, dengan kiper Gianluigi Buffon mengatakan bahwa sang ofisial itu tidak siap untuk pertandingan papan atas dan semestinya makan kripik di tribun penonton.

Buffon, yang diusir keluar lapangan karena protes kerasnya, mengatakan bahwa Oliver memiliki "kotak sampah" dan bukan hati.

Pada Sabtu (14/4), Buffon mengatakan dalam satu wawancara bahwa ia akan mengulangi komentar-komentarnya namun dalam bahasa "yang lebih sopan."

"Saya adalah manusia yang meletakkan hasrat, sentimen, dan kemarahan dalam apa yang saya lakukan," tuturnya.

Mantan penyerang Inggris Gary Lineker merupakan salah satu sosok yang mengatakan bahwa komentar-komentar Buffon melewati batas.

"Serangan-serangan kejam ini terhadap Michael Oliver dan istrinya menjijikkan," ucapnya melalui Twitter.

"(Saya adalah) pengagum Buffon namun sikapnya saat itu keterlaluan dan kelewatan. Oliver melakukan pekerjaannya dan sulit untuk mendebat keputusan-keputusannya. Paham dengan emosi itu namun waktu akan meredakannya, Gianluigi." (OL-3)

BERITA TERKAIT