Meski Penuh Kegamangan, Prabowo Tetap Diprediksi Jadi Lawan Jokowi


Penulis: Richaldo Y Hariandja - 16 April 2018, 22:54 WIB
ANTARA
ANTARA

DI tengah keraguan atas potensi pencalonan Prabowo Subianto oleh PKS maupun Partai Gerindra, peluang Joko Widodo (Jokowi) bertarung dengan Prabowo dalam Pilpres 2019 diprediksi tetap lebih besar ketimbang Jokowi dengan sosok lain.

Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai peluang pengusungan calon presiden oleh Gerindra maupun PKS yang selain Prabowo, cenderung kecil.

“Logikanya begitu, pertarungan pasti pada sosok yang elektabilitasnya besar,” ucap Qodari kepada Media Indonesia, Senin (16/4).

Meskipun demikian, ia mengakui, tidak menutup kemungkinan akan ada calon lain yang diusung partai diluar oposisi. Semua bisa dilakukan jika Prabowo sendiri yang memutuskan demikian.

“Kalau Prabowo tidak mau (nyapres) ya mau apa lagi, bakal dicari yang paling mau, apalagi dengan Gatot (Nurmantyo) ini kan ada keluatan finansial,” terang dia.

Qodari melihat isu pengusungan nama Gatot yang dihembuskan PKS menunjukan ada keinginan besar dari partai tersebut untuk melawan Jokowi pada Pemilu 2019. Nama Gatot dijadikan alternatif masuk akal karena sampai sekarang masih terlihat kegamangan dari Prabowo.

“Dia (PKS) juga mau kadernya jadi wakil (presiden) tapi dia sadar kalau koalisi tidak akan cukup jika begitu, maka wajar juga masukan nama Anies (Baswedan) supaya dari non partai, dengan Gatot yang non partai, jadi tidak ada iri-irian,” tukas dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT