Gerindra-PKS Sangat Mungkin Tidak Usung Prabowo


Penulis: Richaldo Y Hariandja - 16 April 2018, 22:39 WIB
img
ANTARA

IKRAR Partai Gerindra pada pekan lalu dinilai hanya sebatas tes ombak untuk melihat seberapa besar hal itu mendongkrak elektabilitas Prabowo Subianto. Hal itu dikatakan pengamat politik Politik Yunarto Wijaya. Menurutnya, tidak mengherankan apabila nantinya Gerindra maupun PKS mencalonkan nama lain sebagai calon presiden (capres).

“Ikrar tersebut lebih pada internal partai dan pendukung fanatik luar partai. Tapi kalau tidak ada kenaikan elektabilitas, sangat riskan bagi Prabowo untuk maju,” ucap dia kepada Media Indonesia, Senin (16/4).

Jika dua partai tersebut masing-masing mencalonkan nama lain dalam Pilpres 2019, kata dia, itu merupakan langkah yang wajar. Pun jika PKS dan Gerindra tetap bersama dalam koalisi dan mencalonkan nama lain.

Yunarto juga menilai nama mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan dapat memiliki efek kejut, sekalipuan elektabilitas keduanya di bawah Prabowo.

“Kalau berkaca pada Pilkada DKI, maka ada pengalaman Gerindra dan PKS di sana,” ucap dia.

Pada Pilkada DKI, elektabilitas Anies pada awalnya jauh di bawah Ahok. Namun, dengan adanya momentum, Anies dapat memanfaatkan itu. Hal ini bukan tidak mungkin akan menjadi pertimbangan khusus PKS.

“Apalagi PKS kan memiliki nilai mahal di mata Gerindra, tidak mungkin koalisi ini dapat mengusung Capres kalau tidak ada PKS,” tukas dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT