Operator Bus Trans-Patriot Bakal Dibayar Per Kilometer


Penulis: Gana Buana - 16 April 2018, 22:29 WIB
img
ANATRA

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi berencana membayar operator bus Trans-Patriot dengan sistem rupiah/kilometer yang diharapkan akan beroperasi pada Juni mendatang. Pemerintah menyiapkan subsidi sebesar Rp1.200 per penumpang.

Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Fathikun Ibnu mengungkapkan, sejak awal rencana pemungutan tarif bagi penumpang bus Trans-Patriot adalah sebesar Rp3.500 dari titik awal menuju titik akhir tujuan warga.

Pemerintah, ujarnya, punya konsekuensi menyubsidi besaran biaya sebenarnya, yang lebih mahal daripada tarif tersebut. "Dari hasil pembahasan awal besaran subsidi yang kami siapkan adalah Rp1.200/kilometer per-orang," ungkap Fathikun, Senin (16/4).

Dia menjelaskan, pembayaran tarif bus Trans-Patriot pun akan mengandalkan sistem pembayaran cashless. Sehingga, pemerintah mengaku menyerahkan sepenuhnya skema kerjasama pembayaran ini nantinya dengan pihak perbankan pada operator pemenang lelang.

Saat ini, kata dia, pemkot memang masih mencari operator yang terbaik untuk mengatur operasional bus Trans-Patriot. Pencarian tersebut dilakukan melalui sistem lelang. Meskipun lelang, kata Fathikun, pihaknya berharap operator tersebut bisa mengatur segala sesuatu kebutuhan penumpang.

"Intinya kami mau semua diurus oleh operator, baik usulan rute, atau sarana dan prasarana lainnya, pemerintah tinggal membayar subsidinya," kata dia.

Pada akhir 2017 pemerintah tengah melakukan uji coba operasional bus Trans-Patriot di Kota Bekasi. Sembilan bus Trans-Patriot telah siap digunakan yang dibeli dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi senilai Rp11 miliar.

Sarana dan prasarana meliputi halte dan jalur pun telah disiapkan oleh pemerintah setempat dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Bekasi. Sudah ada 19 halte kecil dibangun dari seluruh jumlah halte yang direncanakan, paling banyak di rute pertama Terminal-Harapan Indah dan rute kedua yakni Terminal Bekasi-Harapan Indah. (OL-7)

BERITA TERKAIT