UT Rujukan Pembelajaran Online


Penulis: (Bay/H-5) - 17 April 2018, 06:15 WIB
img
Ist

PERGURUAN Tinggi dituntut bebenah dan melakukan inovasi untuk menghadapi era disrupsi teknologi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan, di antaranya dengan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.

“Kita harus lakukan perubahan dan inovasi dalam masa disrupsi teknologi dewasa ini. Tanpa inovasi kalangan perguruan tinggi akan tertinggal. Kita percepat pelaksanaan PJJ atau online pada perguruan tinggi kita,” kata Menristek Dikti M Nasir pada pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) di kampus Universitas Terbuka (UT), Pondok Cabe , Tangerang Selatan, Banten, Senin ( 16/4). Dalam acara itu turut hadir turut hadir Ketua MRPTNI Kadarsyah, Rektor UT Ojat Darojat, dan sejumlah rektor lainnya.

Nasir menegaskan pertumbuhan PJJ harus dikembangkan mengingat pertumbuhan dosen dan gedung terbatas. Hemat dia, kampus UT dipilih karena kampus berpeng­alaman dalam pengelolaan PJJ dengan baik. “UT dahulunya tidak menjadi pilihan banyak orang tetapi kini UT menjadi benchmark atau tolok ukur pembanding yang baik untuk kita khususnya kalangan PT baik PTN dan PTS dalam menerapkan PJJ,” cetusnya.

Menurut Nasir, pihaknya dalam waktu dekat akan mengeluarkan Peraturan Menristek Dikti (Permen) tentang PJJ pada akhir April ini.

Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Diponegoro ini berharap melalui banyaknya kalangan PT menerapkan PJJ akan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) mahasiswa yang kuliah.Dia mengutarakan di kawasan ASEAN APK Indonesia masih berada dikisaran 31,5%, sedangkan Malaysia 37% , Thailand 51%, dan Singapura 80% .

Rektor UT Ojat Darojat mengatakan pihaknya meng­apresiasi Menristek Dikti dan MRPTNI yang menjadikan UT sebagai rujukan dalam PJJ.

“Kami mendukung pemerintah melalui Kemenristek Dikti dan MRPTNI dalam kebijakan baru agar PT dapat melaksanakan perkuliahan PJJ seperti yang telah UT gelar,” kata Ojat. Menurut Ojat, pihaknya telah melakukan kerja sama atau MoU dengan 20 PT untuk peningkatan PJJ tersebut. Ketua MRPTNI Kadarsyah berharap dengan penerapan PJJ di kalangan PTN dan PTS peningkatan APK dapat terwujud. (Bay/H-5)

BERITA TERKAIT