PWNU Jateng Pegang Teguh Khitah 1926


Penulis: Supardji Rasban - 16 April 2018, 18:41 WIB
MI/Supardji Rasban
MI/Supardji Rasban

MENGHADAPI Pemilu Kepala Daerah (Pilkada), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) meneguhkan kalau NU Jateng tetap memegang teguh Khitah 1926.

Sekretaris PWNU Jateng Mohamad Arja Imroni mengungkapkan itu pada acara peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-72 Muslimat NU Kabupaten Brebes, di Ponpes Modern Al-Falah Jatirokeh, Kecamatan Songgom, Brebes, Jateng, Senin (16/4).

"Dalam kontek berpolitik kebangsaan dan kerakyatan, NU bisa memainkan perannya. Tetapi tetap tidak boleh membawa simbol organisasi," ujar Arja.

Arja bertutur, sebagai warga NU harus berpartisipasi dalam ajang pemilihan politik. "Hal tersebut menjadi penting sekali untuk memilih pemimpin yang bisa dititipi aspirasi dan kepentingan nahdiyin," ucapnya.

Ketua PC Muslimat NU Brebes Hj Chulasoh menyampaikan, Muslimat NU sudah dewasa dalam memainkan peran untuk membantu pembangunan daerah.

"Berbagai kegiatan sosial dan keagamaan mengisi hari-hari anggota muslimat sehingga membawa kedamaian, termasuk dalam kegiatan ini ribuan anggota Muslimat hadir bersilaturahim dengan semangat kebersamaan dengan tujuan mengaji," ujar Chulasoh.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti berharap, Muslimat NU tetap menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes. Karena perannya sudah terbukti nyata.

"Salah satunya, mengajak ibu-ibu muda untuk ikut Keluarga Berencana (KB) sehingga selalu menjadi juara 1 dalam perekrutan akseptor KB tingkat Jawa Tengah," kata Idza. (A-1)
 

BERITA TERKAIT