Keluarga Pelaku Penelanjangan di Bekasi Laporkan Balik Tiga Bocah


Penulis: Gana Buana - 16 April 2018, 18:11 WIB
img
Ilustrasi

KELUARGA terduga pelaku aksi main hakim sendiri balik melaporkan dua bocah yang menjadi korban aksi penelanjangan itu ke Mapolres Kota Bekasi.

AJ, 12, HL, 13, dilaporkan balik atas kasus pencurian sebuah jaket. Keduanya diduga ditelanjangi dan diarak oleh pelaku bernama Nur alias MN, yang sudah dilaporkan ke polisi sebelumnya. Selain mereka berdua, RZ, 14 yang juga dituding terlibat dalam pencurian jaket milik kerabat MN itu pun turut dilaporkan.

Setelah MN meringkuk di penjara, keluarganya melaporkan balik ketiga bocah itu ke polisi. Kerabat dekat dari MN yang merupakan pemilik jaket, mendatangi Markas Polres Metro Bekasi Kota di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan pada Sabtu (14/4) untuk melapor.

"Tinggal menunggu saja, ketiganya diciduk oleh polisi," kata kerabat dekat MN, yang tak mau disebutkan namanya, Senin (16/4).

Menurut dia, laporan balik itu lantaran tak adanya kesepakatan damai secara tertulis. Keluarga MN sempat mendatangi kediaman keluarga AJ yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumah mereka, beberapa jam setelah MN diciduk oleh kepolisian.

"Tapi mereka (keluarga AJ) tidak mau tanda tangan," ujarnya.

Detik-detik pencurian jaket yang dilakukan para anak di bawah umur tersebut terekam CCTV yang di pasang di lokasi kejadian, sebuah masjid Kampung Rawa Bambu Besar, Kelurahan Harapan Jaya, Kecmatan Bekasi Utara, Kota Bekasi pada Minggu (8/4).

Dari rekaman tersebut, RZ terlihat menunggu di depan gang, sedangkan AJ dan HL menjadi eksekutor menuju ke kediaman AL untuk mengambil jaket yang ada di jemuran. Tak lama kemudian AJ keluar dari gang, disusul HL yang membawa sebuah jaket.

Rupanya pencurian itu dipergoki, seorang pemuda keluar dari gang mengejar AJ dan HL yang kabur ke kiri gang, sedangkan RZ kabur ke kanan. AJ dan HL pun tertangkap, warga yang geram termasuk MN, menelanjangi keduanya serta mengarak keliling kampung. (OL-7)

BERITA TERKAIT