Inovasi Penting dalam Revolusi Industri 4.0


Penulis: Raja Suhud VHM - 16 April 2018, 10:15 WIB
img
ANTARA/RAISAN AL FARISI

MENTERI Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan kunci keberhasilan dalam memasuki revolusi industri 4.0 ialah inovasi yang dihasilkan.

Saat ini, tingkat inovasi Indonesia masih berada pada level 0.3%. Untuk bisa unggul bersaing, dibutuhkan tingkat inovasi 2%.

"Ini akan ditingkatkan dengan cara memperkuat peran perguruan tinggi. Dari sanalah diharapkan tercipta inovasi yang akan mendorong efektivitas industri," kata Airlangga dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di kantor Kominfo, Senin (16/4).

Perbedaan antara revolusi industri 4.0 dan industri lainnya adalah pada penciptaan nilai tambah. Sehingga faktor inovasi menjadi penting dalam rangka memaksimalkan nilai tambah pada setiap tahapan rantai industri.

Hal lain yang juga penting adalah produktivitas pekerja. Hal ini akan dibenahi dengan mengefektifkan pendidikan vokasi.

"Revolusi industri 4.0 akan membuat kontribusi manufaktur akan mencapai 25% pada 2030 dan menyumbangkan peningkatan pertumbuhan 1 hingga 2%," tandasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT