Madura United Sesali Kasus Gonzales


Penulis: .(MG/R-1) - 16 April 2018, 07:30 WIB
img
ANTARA FOTO/Saiful Bahri

KABAR mengejutkan datang dari Madura United. Setelah kalah melawan Mitra Kukar, kini striker andalan mereka, Cristian Gonzales, secara diam-diam pindah klub ke PSS Sleman yang berlaga di Liga 2.

Berita hengkangnya pemain naturalisasi tersebut membuat Manajer Madura United, Haruna Soemitro, geram. Bahkan, Haruna blakblakan mengaku kecewa dengan sikap Gonzales yang bertindak tidak profesional karena mantan striker Arema tersebut masih terikat kontrak dengan klub berjuluk ‘Laskar Sapeh Kerrab’ tersebut

“Sebagai manajer, saya kecewa dengan sikap Gonzales yang tidak menginformasikan keberangkatannya ke Sleman, sementara ia masih terikat kontrak dengan Madura United,” kata Haruna, Minggu (15/4).

Haruna mengatakan pihaknya bisa saja mempermasalahkan kasus ini karena pemain yang dijuliki El Loco tersebut dinilai telah melakukan pelanggaran etika. Namun, ia mengaku tidak akan mempermasalahkan hal itu selama tidak menyalahi klausul kontrak.
Hal itu dilakukan demi menjaga hubung-an Madura United dengan PSS Sleman yang selama ini terjalin baik. “Demi menjaga hubungan baik dengan manajemen PSS yang sudah terjalin dan mudah-mudahan bisa membantu prestasi yang lebih baik, maka pasti kita akan mengikhlaskan Gonzales sejauh memenuhi klausul para pihak, khususnya klub,” terangnya.

Mantan Manajer Persebaya itu meminta seluruh pemain bertindak profesional karena profesi mereka sebagai pemain sepak bola bukan lagi bermain di liga amatir. “Saya imbau seluruh pemain Madura United profesional, tidak mengikuti langkah tidak terpuji sebagaimana dilakukan Gonzales,” jelasnya.

Di Madura United, Gonzales memang belum mampu menunjukkan kelasnya sebagai striker andalan. Ia hanya tampil satu kali selama 14 menit dalam empat laga yang telah dimainkan Madura United.

“Post-power syndrome bisa dialami semua orang yang pernah berada di zona nyaman. Bukan hanya pejabat, pesepak bola dengan karier bintang juga bisa mengalami hal seperti itu,” ucap Ha-runa.(MG/R-1)

BERITA TERKAIT